Jumlah Pesawat dan Penumpang di BIM Turun Drastis

Ekonomi-258 hit 07-04-2020 11:55
Para penumpang yang turun di BIM sedang menunggu barang bawaannya di bagian bagase BIM. (Foto : Dok AP II KC BIM)
Para penumpang yang turun di BIM sedang menunggu barang bawaannya di bagian bagase BIM. (Foto : Dok AP II KC BIM)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padangpariaman, Arunala - Jumlah penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padangpariaman terus mengalami penurunan, baik bagi penumpang yang akan berangkat mau pun yang datang.

Bahkan Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) KC BIM, Yos Suwagiyono melalui rilis yang diterima Arunala.com , Senin (6/4) kemarin mengungkapkan, jumlah penurunan itu mencapai 80 persen.

"Jika dibanding tanggal yang sama pada 2019 lalu, sebanyak 6.728 orang, tapi Senin kemarin jumlah penumpang hanya mencapai angka 1.350 orang," kata Yos Suwagiyono.

Baca Juga

Selain penumpang, jumlah pergerakan pesawat yang mendarat di BIM juga ikut turun.

Jika dipersentasekan jumlah pergerakan pesawat turun menjadi -61persen dibanding 2019.

"Ini merupakan angka yang sangat luar biasa terhadap penurunan jumlah penumpang," lanjut Yos.

Namun begitu Yos tetap memberikan "angin segar", dia menyatakan masyarakat Sumbar tidak perlu khawatir atas kondisi yang dialami BIM saat ini.

"In Syaa Allah, BIM akan tetap memberikan yang terbaik bagi Sumbar. Pelayanan bagi kami tetap lah nomor satu, tanpa harga tawar," tukas Yos Suwagiyono lagi.

Kendati demikian, Yos memberi garansi kalau pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi atas segala dampak yang akan diakibatkan dengan kondisi ini.

"Untuk itu saya mohon doa dan dukungan masyarakat Sumbar," harap dia.

Yos lalu mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbar, untuk tetap semangat menghadapi tantangan yang ditimbulkan pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang telah menjangkiti mayoritas warga negara di berbagai belahan dunia itu.

Komentar