PKB dan Partai Ummat Pendatang Baru di DPRD Kota Padang

Metro- 04-05-2024 22:48
KPU Kota Padang saat ekspose hasil pemungutan dan perolehan suara pemilu 2024 kemarin, kepada awak media di Padang, Sabtu (4/5/2024). (Dok : Arunala.com)
KPU Kota Padang saat ekspose hasil pemungutan dan perolehan suara pemilu 2024 kemarin, kepada awak media di Padang, Sabtu (4/5/2024). (Dok : Arunala.com)

Padang, Arunala.com - Sabtu siang (4/5/2024), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang ekspose hasil pemungutan dan perolehan suara pemilu 2024 kemarin, kepada awak media di Padang.

Menariknya, dari paparan komisioner KPU Padang itu, bahwa komposisi partai yang akan mengisi kursi DPRD Kota Padang di periode 2024-2029 ini ada yang beda.

"Pada pileg 2019, ada sembilan partai politik yang masuk parlemen di DPRD Kota Padang. Jumlahnya kursinya saat itu 45 dan sama dengan jumlah hasil pileg 2024 ini," ungkap Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Padang, Azwirman kepada para wartawan saat itu.

Dia memaparkan, sembilan partai pemenang 2019 di Kota Padang saat ini yakni Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, PDIP, Golkar, PPP, Berkarya, dan terakhir NasDem.

"Namun pada pileg 2024 ini, jumlah partai yang masuk parlemen di DPRD Kota Padang menjadi 10 partai. Artinya ada satu tambahan partai lagi yang masuk," ucapnya.

"Dari 10 partai itu, dua diantaranya adalah pendatang baru yakni PKB dengan perolehan empat kursi dan Partai Ummat satu kursi. Sementara Partai Berkarya yang pada pileg 2019 lalu dapat kursi di DPRD Kota Padang, kini tidak lagi dapat kursi," imbuhnya.

Azwirman juga menambahkan, pada pileg 2019 lalu, Kota Padang terdiri lima daerah pemilihan (dapil), tapi pada pileg 2024 jumlah dapil bertambah satu lagi, sehingga menjadi enam dapil.

"Jadi melihat dari jumlah dapil yang menjadi enam itu, apakah itu akan memberikan pengaruh pada proses pemilihan, terus terang hal itu perlu kajian bersama secara lebih jauh. Tapi pengamatan dari KPU, adanya enam dapil itu sudah melalui kajian berbagai pihak baik akademisi, partai dan masyarakat," kata Azwirman. (*)

Komentar