Camat Lubeg Dukung Program Rehabilitasi Yayasan Karunia Insani

Metro- 08-05-2024 21:06
Camat Lubeg, Andi Amir saat kunjungi Yayasan Karunia Insani yang merehabilitasi korban narkotika, psikotropika, dan napza di Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Rabu (8/5/2024). (Dok : Istimewa)
Camat Lubeg, Andi Amir saat kunjungi Yayasan Karunia Insani yang merehabilitasi korban narkotika, psikotropika, dan napza di Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Rabu (8/5/2024). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Keberadaan Yayasan Karunia Insani yang ada di Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), dinilai berikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

"Soalnya yayasan ini menjadi tempat rehabilitas bagi korban Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) di kelurahan itu dan juga kelurahan lain di se Kecamatan Lubeg," ungkap Camat Lubeg, Andi Amir kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke tempat rehabilitas itu, Rabu siang (8/5/2024).

Kunjungan ini, jelas Andi Amir, untuk mengetahui kondisi para korban narkoba yang dibina di yayasan tersebut.

"Saya kagum kepada para pengurus yayasan rehabilitasi narkoba ini yang mau mengurus orang yang kecanduan narkoba, hal seperti ini tidak mudah dilakukan oleh semua orang," ucap camat ini lagi.

Di tempat itu, Andi Amir mengaku melihat langsung kegiatan di yayasan rehabilitasi sekaligus berbincang dengan para pecandu.

Bahkan untuk kelangsungan dan meringankan beban yayasan tersebut, dirinya juga memberikan bantuan berupa sembako, hal ini sebagai bentuk perhatian pihak kecamatan.

Dia mengatakan, tempat rehabilitasi menjadi salah satu cara menyelesaikan permasalahan narkoba, Ketika ada yang terdeteksi menggunakan narkoba lalu diberi sanksi dan dibiarkan begitu saja.

"Ini jelas tidak menyelesaikan masalah, perlu di rehabilitasi agar tidak terjerumus lagi dan benar-benar sembuh dari ketergantungannya terhadap narkoba," tukas Andi Amir lagi.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus yayasan yang begitu peduli terhadap sesama manusia.

Sedangkan Pembina Yayasan Karunia Insani, Rilah Fitrah mengatakan, terbentuknya yayasan rehabilitasi korban napza ini berawal dari keprihatinan dirinya terhadap banyaknya generasi muda yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

"Ini bentuk kepedulian kami terhadap banyaknya kalangan anak muda yang salahgunakan narkoba. Kami ingin menyelamatkan mereka yang sudah terlanjur mengunakan obat terlarang tersebut," kata Rilah Fitrah. (*)

Komentar