Mahyeldi Tepis Tak Serius Tangani Tambang Galian C Air Dingin

Metro- 10-05-2024 15:43
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Adanya tudingan berbagai pihak bila Pemprov Sumbar tak serius tangani penertiban tambang galian C di Air Dingin, Kabupaten Solok, dibantah oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Mahyeldi malah menegaskan bila penutupan tambang tersebut sudah melalui hasil rapat dan koordinasi antara OPD Pemprov Sumbar dengan OPD Pemkab Solok.

"Justru Pemprov Sumbar sudah tutup, (dan) itu sudah hasil rapat, setelah kita berbagi tugas, hasil rapat antara dinas OPD Provinsi dengan OPD di (Kabupaten) Solok," kata Mahyeldi di Padang, Kamis (9/5/2024) lalu.

Dia menambahkan, pembagian tugas antara Pemprov dan Pemkab pun telah disepakati di rapat itu.

"Hasil rapat itu, sudah ada tugas(nya) masing-masing. Tugas kita, sudah kita tutup (izinnya), dan kemudian sudah dipasang juga plang (disana)," sebut Mahyeldi.

Menurutnya, tak ada lagi yang perlu dirapatkan terkait persoalan tersebut.

"Sesuatu yang sudah kita tegaskan, jadi tidak perlu rapat-rapat lagi. Waktu itu, (kan) sudah kita eksekusi, apa yang bertugas, masing-masing sesuai aturan. Maksudnya (saat ini) tidak ada negosiasi lagi," tegas Mahyeldi lagi.

Mahyeldi pun heran tentang adanya pertanyaan sejumlah pihak mempertanyakan letak ketidakseriusan Pemprov Sumbar dalam menangani persoalan tersebut.

"Jadi kita tegas ya, justru saat hari itu saya kunjungi, langsung ada disana yang bekerja, (dan) harus berhenti. Jadi kalau misalnya itu, melanggar aturan, ya, kita tidak bisa main-main di sana," tukas Mahyeldi.

Penutupan tambang dilakukan karena ditemukan pelanggaran oleh perusahaan yang telah mendapatkan izin.

"Apalagi itu (perusahaan) sudah menganggu, karena ketidakpatuhan dari perusahaan yang selam ini mendapatkan izin untuk itu. Mereka tidak melaksanakan tugas mereka, tidak melaksanakan apa yang diatur oleh peraturan, ya sudah kita tutup," pungkas Mahyeldi. (*)

Komentar