Padang, Arunala.com - Kelurahan Banuaran Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), melaunching Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Remokes Basis (Remaja Moderen Kreatif - Banuaran Sehat Investasi).
Pusat informasi ini diresmikan langsung Camat Lubeg, Andi Amir di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih yang berada di Kelurahan Banuaran itu, Jumat (10/5/2024).
"Peran PIK-R Remokes Basis di Kelurahan Banuaran Nan XX diharapkan bisa menghindari
para remaja dari berbagai perilaku negatif, sehingga remaja dapat tumbuh dan berkembang menjadi Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, cerdas dan ceria," kata Andi Amir saat meresmikan pusat informasi itu.
Andi Amir menjelaskan, dalam kondisi yang sangat memprihatinkan saat ini, dengan maraknya isu negatif dilakukan para remaja seperti kenakalan, penyalahgunaan narkotika, seks bebas, penyimpangan seks, pernikahan usia dini serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
"Jadi dengan keberadaan PIK-R adalah suatu kebutuhan untuk solusi dalam mengatasi isu kependudukan tersebut," tukas Andi Amir lagi.
Dia juga menyampaikan apresiasi dengan adanya PIK-R ini, karena merupakan wadah kegiatan program Generasi Berencana (GenRe) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
"Dengan adanya PIK-R Remokes Basis di Kelurahan Banuaran Nan XX para remaja diharapkan dapat terhindar dari berbagai perilaku negatif, sehingga remaja dapat tumbuh dan berkembang menjadi Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, cerdas dan ceria," ungkapnya.
Lebih jauh Andi Amir menjelaskan, PIK-R juga sangat perlu karena informasi terkait penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sangat penting dilakukan, agar wawasan mereka tentang generasi berencana bertambah dan sikap kritis juga mampu menghadapi tantangan globalisasi.
PIK-R juga mempunyai peran dalam upaya pengendalian penduduk dengan mencegah pernikahan usia dini.
"Kesiapan berkeluarga merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi berkualitas dan bebas stunting," pungkas Andi Amir. (*)


Komentar