Padang, Arunala.com--Universitas Andalas mengirim Tim Tanggap Bencana ke lokasi bencana alam Kabupaten Agam dan Tanahdatar. Ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus misi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk memberi manfaat kepada masyarakat.
Rektor Unand Efa Yonnedi PhD, Wakil Rektor IV, Ketua LPPM, Dekan Fakultas Kedokteran dan Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas melepas sejumlah tim yang akan berangkat ke lokasi bencana di Fakultas Kedokteran Jati, Jumat (17/5/2024).
Diketahui ada empat tim yang dikirim, yaitu tim dokter dari Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit, tim perawat dari Fakultas Keperawatan, dan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit, serta tim dari Fakultas Teknik.
Tim dari Fakultas Teknik nantinya untuk membantu perbaikan sumber air bersih dan sanitasi. Kemudiaan tim dari Psikologi melakukan psikososial untuk mengurangi dampak psikologis korban.
Di samping mengirimkan bantuan medis, teknis, dan psikis, Universitas Andalas juga membawa sejumlah donasi yang digalang dari Dewan Professor, Dosen dan Tendik.
"Universitas Andalas berhasil menggalang dana sebesar Rp 50 juta yang disalurkan dalam bentuk alat mandi, makanan ringan, sembako dan alat bermain untuk anak-anak,” kata Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi PhD.
Ia mengatakan tim Tanggap Bencana Universitas Andalas akan mengunjungi beberapa titik selama dua hari. Di antaranya Lasi, Pandai Sikek dan Bukik Batabuah. “Keempat tim yang turun akan dibagi kembali menjadi dua tim masing-masing di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanahdatar," sambungnya.
Rektor mengatakan penggalangan dana masih akan terus berlanjut. Dimana melalui acara festival kebangsaan seluruh Rektor Perguruan Tinggi di Indonesia diubah menjadi festival amal. Begitu juga dengan acara Dharma Wanita Pusat mengadakan penggalangan donasi melalui acara amal.
Melalui tim yang dikirim ini, Rektor berharap dapat menjadi instansi yang tanggap terhadap bencana yang terjadi serta mampu membantu proses recovery. Sehingga perekonomian dapat berputar kembali, begitu juga rumah tangga dan anak-anak bisa kembali bersekolah.
“Melalui bencana yang terjadi Universitas Andalas diharapkan mampu menghasilkan banyak riset dan kajian kebencanaan yang akan sangat berguna ke depannya,” pungkasnya.(*)


Komentar