Pengerjaan Jalan di Lembah Anai Dikebut, Mahyeldi Minta Masyarakat Bersabar

Metro- 23-05-2024 14:16
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat tinjuan pengerjaan jalan Lembah Anai yang sedang berlangsung, Kamis (23/5/2024). (dok : sumbarprov.go.id)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat tinjuan pengerjaan jalan Lembah Anai yang sedang berlangsung, Kamis (23/5/2024). (dok : sumbarprov.go.id)

Tanahdatar, Arunala.com - Pengerjaan perbaikan jalan nasional yang putus di Lembah Anai terus dikebut.

Berdasarkan informasi pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, diperkirakan pengerjaan perbaikan akan tuntas akhir Juli 2024 mendatang.

Masih terus berlanjutnya pengerjaan jalan ini, Gubernur Sumbar, Mahyeldi lalu meminta masyarakat untuk bersabar jelang selesai perbaikan jalan tersebut.

"Masyarakat mohon bersabar. Pengerjaan masih berlangsung, jangan dipaksakan karena belum layak untuk dilalui, sangat beresiko," ajak Gubernur Mahyeldi.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan proses pengerjaan ruas jalan yang terban di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (23/5).

Saat ini, sebut Mahyeldi, seluruh pihak terkait tengah berupaya maksimal agar ruas jalan nasional ini bisa segera dilalui kembali.

Setiap harinya, siang dan malam ada 32 alat berat yang dikerahkan untuk mendukung percepatan proses perbaikan ruas jalan tersebut.

"Insya Allah, ini tidak akan lama, sebab pengerjaannya berlangsung siang dan malam. Kita mohon dukungan masyarakat untuk tidak melintas dulu agar perbaikannya bisa selesai sesuai target," tegas Mahyeldi lagi.

Sedangkan, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Tabrani mengatakan, proses perbaikan ruas jalan tersebut telah dilakukan pihaknya sejak Senin (13/5/2024) lalu.

"Kondisi terkini, jalan yang semula putus total sekarang sudah dibuat baru. Hanya saja, saat ini masih berupa tanah atau belum beraspal, alat berat juga masih bekerja," ujarnya.

Ruas jalan itu, katanya, masih membutuhkan pemadatan, pengaspalan, hingga pembuatan dinding pembatas, dan penahan jalan. Setelah itu tuntas, baru bisa dibuka untuk umum.

"Progresnya masih dibawah 50 persen, oleh sebab itu, jalan ini masih belum bisa dibuka untuk umum," ungkap Tabrani lagi.

Dia mengatakan, diperkirakan 21 Juli mendatang ini tuntas dan baru bisa dibuka untuk umum. (*)

Komentar