Padang, Arunala.com - Tujuh dari 15 kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) lakukan gotong royong (goro) di masing-masing kelurahannya, Minggu (26/5/2024).
Kegiatan itu berhubungan dengan program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dari Pemko Padang.
Program BBGRM yang dilaksanakan pada Minggu pagi itu bersamaan dengan kegiatan rutin pihak Kecamatan Lubeg yakni Padang Bagoro.
"Di Lubeg ini, program BBGRM saat ini dilakukan di 15 kelurahan, dan kegiatan berupa pembuatan atau perbaikan drainase dan juga betonisasi," ucap Camat Lubeg, Nofiandi Amir kepada Arunala.com di sela-sela kegiatan goro di Kelurahan Lubeg, Minggu pagi itu.
Camat yang akrab disapa Andi Amir ini menerangkan, pihak kecamatan menganggarkan dana untuk program goro ini sekitar Rp496 juta.
"Di Kecamatan Lubeg ada 15 kelurahan, jadi tiap kelurahan itu mendapatkan dana untuk goro ini Rp33 juta," kata Andi Amir lagi.
Dia meyakini dari kegiatan goro di 15 kelurahan pada kecamatannya, akan terhitung swadaya masyarakat baik itu penyumbang tanah, tenaga, makan dan dukungan lainnya, ditargetkan bisa mencapai Rp2 miliar lebih yang dilaksanakan selama 15 hari ini.
Ditanya, berapa kelurahan di Lubeg yang laksanakan BBGRM pada Minggu itu?
Andi Amir menyebutkan ada tujuh kelurahan diantaranya, Banuaran dan Lubeg berupa pengerjaan drainase dan ada juga di kelurahan melakukan kegiatan betonisasi.
Andi Amir juga menyebutkan kelurahan lainnya yang juga laksanakan goro hari itu yakni
Koto Baru, Gurun Laweh, Parak Laweh, Pampangan Nan XX dan Kelurahan Kampung Baru.
"Dari tujuh tempat yang saya kunjungi pada kegiatan goro itu, Alhamdulillah partisipasi masyarakat setempat cukup tinggi. Inilah yang dibutuhkan pemerintah soal peran serta masyarakat untuk aktif dalam pembangunan," tukas Andi Amir.
Sementara, Lurah Lubeg, Yusdi mengatakan, goro yang kerjakan di RW 2 Kelurahan Lubeg ini berupa pembuatan drainase dengan panjang sekitar 45 meter dengan tinggi satu meter.
"Drainase yang kami buat pada goro kali ini karena ditempat itu ada aliran air yang kerap meluap. Jadi dengan adanya drainase diharapkan air tidak lagi meluap sampai menggenangi sawah masyarakat yang ada di sekitar drainase," kata Yusdi. (*)


Komentar