.
Sementara, penjelasan Komisioner KPU Sumbar, Jons Manedi yang ikut dalam rombongan studi tiru itu menjelaskan, keberadaan berita atau informasi hoaks jelas cukup meresahkan.
Dia mengaku sangat khawatir berita atau informasi hoaks akan pengaruhi bahkan mengganggu pelaksanaan pilkada serentak di Sumbar.
"Di Sumbar, hoaks ini sudah muncul jelang pilkada 2024. Ini yang perlu kami awasi. Dan kami di Sumbar punya pengalaman pernah batalkan Caleg karena hate speech dan hoaks," ujar Jons Manedi.
Jadi lanjutnya, menangkal hoaks memang perlu digencarkan agar suasana jadi kondusif.
"Terus terang, kami dari KPU Sumbar merasa cukup terbantu dengan adanya rekan-rekan wartawan terlebih dari JPS yang terus berusaha untuk menangkal pemberitaan hoaks yang menyasar KPU," pungkas Jons Manedi. (*)


Komentar