Padang, Arunala.com - Pihak Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) terus gencarkan program Identitas Kependudukan Digital (IKD) di wilayah kerjanya.
Berbagai kegiatan yang mendatangkan massa di tiap kelurahan di Kecamatan Lubeg ini, selalu disasar dengan tujuan agar program IKD terus berjalan.
"Saat ini, sekitar 2.484 jiwa yang sudah mengaktivasi IKD se Kecamatan Lubeg. Jumlah itu akan terus bertambah, karena warga yang urus IKD tiap harinya di kantor camat mendekati 300 jiwa," ungkap Camat Lubeg, Nofiandi Amir kepada Arunala.com, Kamis (30/5/2024).
Camat yang akrab disapa Andi Amir ini menjelaskan, IKD merupakan program dari
Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
"Progam ini sebagai inovasi baru dan dalam pelayanannya di kantor Camat Lubeg, masyarakat cukup antusias untuk mengakses aplikasi IKD ini," ucap Andi Amir lagi.
Dia juga menerangkan, selain membuka pelayanan IKD di kantor camat, ada juga strategi lain yang dibuatnya yaitu dengan inovasi Jemput Bola (SiJempol) IKD Lubeg.
Dimana pihak kecamatan melalui Kasi Pemerintahan mengagendakan layanan langsung ke kantor lurah.
"Kami juga mengintegrasikan semua kegiatan dengan IKD seperti mengimbau semua KPM dan layanan sosial untuk aktivasi IKD, mengarahkan masyarakat yang hendak membuat dokumen kependudukan untuk membuat IKD terlebih dulu," papar Andi Amir.
Dalam pelayanan IKD ini, dia menyebut, sediakan petugas khusus untuk membantu masyarakat mengakses aplikasi ikd tersebut.
"Alhamdulillah, dengan strategi yang kami lakukan, mampu mendorong masyarakat Kecamatan Lubeg yang mengakses dan menggunakan IKD," pungkas Andi Amir.
Sedangkan Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubeg, Sukur menerangkan, IKD atau Identitas Kependudukan Digital adalah identitas kependudukan yang dinyatakan dalam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) berbasis aplikasi digital.
"Aplikasi IKD ini dapat diakses melalui smartphone. Dengan kata lain nantinya masyarakat tidak perlu repot-repot membawa KTP atau dokumen kependudukan lainnya karena identitas kependudukannya tersebut sudah ada di handphone masing-masing," kata Sukur. (*)


Komentar