Padang, Arunala.com--Universitas Andalas menjadi tuan rumah Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (MSA PTNBH). Sidang yang berlangsung dari 30 Mei – 2 Juni itu diikuti oleh 21 PTNBH yang ada di Indonesia.
"Sidang hari ini fokus pada pengembangan sumber daya manusia bidang penelitan," kata Ketua MSA PTN BH Indonesia Prof Ir Edy Rianto MSc PhD IPU saat memberikan sambutan.
Ia mengatakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi adalah penelitian yang mempunyai peran penting bagi kemajuan sebuah bangsa. “Oleh karena itu, penyiapan SDM perlu kerangka kerja mapan dan matang agar sumber daya yang dimiliki bersemangat dan terpacu untuk melanjutkan penelitian dibidang masing-masing demi kesejahteraan bangsa,” tuturnya.
Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi PhD menyampaikan sebagai salah satu pilar untuk tumbuh menjadi universitas berkelas dunia adalah tranformasi menuju riset excellent. Universitas Andalas berani menguatkan tekad untuk menjadi universitas berbasis riset dan inovasi menuju tahun 2028.
"Universitas Andalas mesti belajar banyak dari PTNBH yang telah terlebih dahulu membangunriset culturedaninnovation culturedi perguruan tingginya masing-masing," ungkapnya.
Ia mengatakan Universitas Andalas mencoba menguatkan tata kelola penelitian dan pengabdian termasuk membuat Rencana Induk Penelitian (RIP), merevitalisasi seluruh peraturan, pusat studi, Science Techno Park (STP), dan investasi di Laboratorium Sentral.
"Di samping itu, juga melakukan penguatan sistem informasi penelitian dan pengabdian di satu sistem yang disebut dengan SIPPMI," ucapnya.
Ia mengatakan Universitas Andalas juga ingin belajar dari PTNBH lainnya bagaimana menjadikan jurnal-jurnal terbitan sendiri bisa terindeksasi melalui pengindeks internasional. “Karena Universitas Andalas belum banyak jurnalnya yang terindeks internasional,” terang Rektor seraya yakin dengan kolaborasi dan kerja sama akan mampu meningkatkan output luaran dan kualitas dari penelitian masing-masing perguruan tingginext


Komentar