.
Andree berharap melalui Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut ini, para nelayan dapat mengelola sampah laut dalam rangka mengurangi sampah di laut. "Dan kami berencana program Padang Bagoro yang digalakkan Pemko Padang setiap bulannya pada hari Minggu akan diarahkan pada gotong royong bersama membersihkan pantai agar bebas dari sampah laut," ungkap Andree.
Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kota Padang Fajar Kurniawan mengatakan sejak awal Mei 2024 hingga hari ini (11/7/2024) pelaksanaan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut sudah terkumpul sekitar 54 ton sampah laut. Angka ini menunjukkan kenaikan lebih dari 100 persen dibanding tahun lalu sekitar 26 ton sampah laut. "Serta juga mengumpulkan sampah bernilai ekonomis sekitar 47 ton dengan potensi sirkular ekonomi sekitar Rp 51 juta," ucapnya.
Dengan kenaikan pengumpulan sampah laut ini, sebut Fajar, menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat meningkat. Apalagi mereka sudah mengetahui dampak dari sampah plastik dan mengenal sirkular ekonomi sehingga mereka merasa apa yang dilakukan itu bagi diri sendiri.
"Masa depannya, lautnya menjadi bersih, kapal tidak terkena puing dan peningkatan hasil tangkapan nelayan. Sehingga mereka mendapatkan manfaat secara langsung. Akhirnya kesadaran meningkat," ucapnya.
Ia menekankan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut ini bukan kegiatan datang dan pergi. "Durasinya sudah dua bulan yang diisi dengan kegiatan bimbingan teknis kepada seluruh nelayan peserta BCL. Di bimbingan teknis ini dijelaskan bahaya sampah plastik, cara memilah dan memilih sampah, mana sampah bernilai ekonomis dan mengenalkan sirkular ekonomi Bank Sampah," tukasnya.
Diketahui, Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut ini mendapatkan dukungan dari mitra. Yakni PT Semen Padang "Nabuang Sarok", PT Pertamina Patra Niaga DPPU Minangkabau, PT PLN Indonesia Power UBP Teluk Sirih. PT Gojek, PT Gramedia Tbk, PT Dempo Andalas Samudera, Bank Syariah Indonesia, Bank Nagari. Kemudian PT Pelindo II Teluk Bayur, Bank dan PT Pegadaian "Tabungan Emas".
Pada kesempatan itu, juga dilakukan aksi pemungutan sampah di sepanjang 1,5 kilometer kawasan Pantai Air Manis. Melibatkan pegawai lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang. Kemudian UPT di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan, kelompok nelayan, siswa dan mahasiswa, pengurus bank sampah, mitra dan lainnya. Serta bertaburan doorpize. (*)


Komentar