Pantau PSU DPD RI, Komisioner KPU: Berjalan Lancar dan Terlayani dengan Baik

Metro- 13-07-2024 14:47
Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos meninjau lokasi beberapa TPS PSU calon anggota DPD RI Dapil Sumbar pada Sabtu (13/7/2024).IST
Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos meninjau lokasi beberapa TPS PSU calon anggota DPD RI Dapil Sumbar pada Sabtu (13/7/2024).IST

Padangpariaman, Arunala.com--Anggota KPU Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos memantau langsung proses pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) calon anggota DPD RI untukDaerah Pemilihan Sumatera Barat, Sabtu (13/7/2024).Guna memastikan prosesnya berjalan lancar dan tidak terjadi kesalahan.

Proses memilih di TPS sama seperti Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Pemilih yang sudah tercatat sebagai pemilih mendaftar terlebih dahulu ke petugas KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara).

Kemudian ke bilik suara dan memasukkan surat suara ke kotak suara. Lalu diakhiri dengan mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda sudah memilih.

Daftar calon tetap (DCT) calon anggota DPD Provinsi Sumbar juga dipampang pada papan informasi di depan TPS. Total ada 16 calon anggota DPD pada PSU kali ini.

"Sejauh ini yang terlihat oleh saya, semua teknis penyelenggaraan masih dalam kondisi sangat baik untuk melayani pemilih di TPS ," kata Betty Epsilon Idroos kepada wartawan di Patamuan, Padangpariaman.

Dari beberapa TPS yang dipantau, kata Betty, hingha pukul 11.00 tingkat partisipasi pemilih masih di bawah 50 persen. "Untuk totally nanti kita lihat. Sebenarnya sekarang sudah bisa terlihat tingkat partisipasi pemilih karena kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) tengah melakukan penghitungan surat suara," tuturnya didampingi Komisoner KPU Sumbar Ory Sativa Syakban.

Ia menekankan sejauh ini pelaksanaan PSU dapat terlayani dengan baik. "Tadi bersama-sama dengan Bawaslu, so far aman InshaAllah. Dan dari yang saya pantau InshaAllah tidak ada kendala berarti dan lancar," ungkap Betty.

Betty juga mengapresiasi kerja KPPS, PPS dan PPK dalam meningkatkan partisipasi pemilih. "Tadi saat pantau di Padang, menggunakan toa masjid. Di Padangpariaman ini melibatkan mahasiswa KKN dengan menggunakan motor berkeliling mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih. Tapi itu tergantung kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," ucapnyanext

Komentar