Siap-siap! Payakumbuh Local Brand 2024 bakal Digelar Akhir Agustus

Metro- 27-07-2024 20:22
Foto bersama usai Press Conference Payakumbuh Local Brand 2024 di Hotel Santika Premiere Padang, Sabtu (27/7/2024). IST
Foto bersama usai Press Conference Payakumbuh Local Brand 2024 di Hotel Santika Premiere Padang, Sabtu (27/7/2024). IST

.

Ia juga mengungkapkan sebelum Payakumbuh Local Brand ini, awal Agustus mendatang desainer Payakumbuh Berry Mirsha akan mengikuti MUFFEST dengan rancangannya menggunakan wastra Payakumbuh di Jakarta. Kemudian Oktober mendatang, desainer Feymil Chang dan Hilman Samudera akan mengikuti Jakarta Muslim Fashion Week.

"Dan bulan yang sama, desainer Nasional Fomalhaut Zamel akan mengikuti Indonesia International Modest Fashion Festival di Jakarta dengan menampilkan desain tenun balai panjang dan batik payakumbuh," ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Wulan Denura mengatakan DPRD Payakumbuh turut mendukung Payakumbuh Local Brand ini. Hal tersebut sesuai dengan aspirasi diterimanya dua tahun lalu akan kreativitas para desainer lokal Payakumbuh. Apalagi mereka terhambat berkarya karena pandemi Covid-19.

"Makanya melalui wadah iven ini kreativitas para desainer dapat tersalurkan dengan menonjolkan produk lokal yakni batik payakumbuh," tutur politisi Gerindra ini.

Pemilik brand Hawa Design itu mengatakan melalui Payakumbuh Local Brand ini mampu menjadikan Kota Payakumbuh sebagai pusat mode di Sumbar. Serta membangkitkan kriya tenun serta batik payakumbuh.

"Tentunya membutuhkan kolaborasi antara jejaring komunitas fashion desainer, brand lokal maupun nasional dengan pemerintah daerah," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Fajri Hidayat mengatakan Dinas Pariwisata Sumbar mengapresiasi Payakumbuh Local Brand 2024. Pasalnya, ajang ini sebagai wadah para pelaku ekonomi kreatif unjuk gigi.

"Apalagi pelaksanaan event ini berangkat dari komunitas. Kalau komunitas mempunyai ide dalam penyelenggaraan suatu event, ada atau tidak ada anggaran tetap jalan. Beda dengan pemerintah daerah yang punya ide, jika tidak ada anggaran tidak akan jalan tentunya," ucapnya.

Ia berharap desainer dari Payakumbuh melompat lebih tinggi. "Dan mampu memberikan kontribusi dalam membangkitkan kriya tenun dan batik payakumbuh tentunya," tukasnya. (*)

Komentar