Pupuk Langka, Petani di Lumpo Menjerit

Ekonomi-407 hit 13-10-2021 21:11
Anggota DPD RI, Alirman Sori didampingi pihak Bank Nagari Painan saat mengunjungi kelompok ternak Cupak Manih, Kenagarian Gurun Panjang, Painan, Pessel, Rabu (13/10). (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI, Alirman Sori didampingi pihak Bank Nagari Painan saat mengunjungi kelompok ternak Cupak Manih, Kenagarian Gurun Panjang, Painan, Pessel, Rabu (13/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala -Anggota DPD RI, Alirman Sori, menerima keluhan para petani dan peternak yang ada di NagariLumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Keluhan yang diterima Senator asal Sumatera Barat (Sumbar) itusaat dirinya melakukan reses ke Dapil, Rabu siang (13/10).

Informasi yang didapatnya, keluhan ini mulai dari kelangkaan pupuk hingga soal permodalan bagi usaha dikelola kelompok masyarakat di Nagari Lumpo tersebut.

Baca Juga

"Untuk saat ini, petani yang ada di nagari ini alami kelangkaan pupuk, hal ini jelasberdampak pada kegiatan musim tanam tahun ini," ujar Wali Nagari Lumpo,Suhardi bersama perangkat nagarinya saat mendampingi Alirman Sori meninjau kelompok tani dan kelompok peternak di nagari itu.

Suhardi berharap melalui Alirman Sori, kiranya dapat menyampaikan keluhan kelangkaan puput dan permodalan kepada pemerintah, agar dapat diatasi sehingga masa musim tanam petani sawah bisa berjalan secara normal.

"Tanpa dukungan pupuk hasil panen tidak maksimal. Untuk itu sangat diperlukan kecukupan puput oleh petani untuk hasil pertanian yang baik," ujarSuhardi.

Menanggapi keluhan itu, Alirman Sori mengaku siap akan menfasilitasi apa yang jadi keluhan para petani di Nagari Lumpo itu.

Usai menemui kelompok tani, Alirman Sori juga mengunjungi kelompok ternak Cupak Manih di Kenagarian Gurun Panjang, yang merupakan kelompok binaannya dari Bank Nagari Painan.

Kunjungan Alirman Sori juga didampingi oleh pihak Bank Nagari Painan melihat secara langsung usaha ternak sapi yang dikelola kelompok Cupak Manih.

Alirman Sori, meminta kepada pihak perbankan (Bank Nagari) sebagai Bank Pembangunan Daerah untuk memberikan kemudahan permodalan bagi kelompok-kelompok usaha kecil menengah (UMKM) agar bisa bertumbuh di masa pandemi menuju kemandirian berusaha kepada UMKM.

"Keberadaan Bank Daerah sangat diharapkan dalam menopang bertumbuhnya kegiatan UMKM yang merupakan basis perekonomian di daerah," kata Alirman Sori saat dihubungi Arunala.com , Rabu sore (13/10).

Komentar