Gubernur Sumbar jangan Lepas Tangan Soal Covid

Metro-16 hit 16-07-2021 14:04
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas. (Foto : Arunala.com)
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas. (Foto : Arunala.com)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Angka masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang terpapar Covid-19, masih saja meningkat. Bahkan di tabulasi data nasional. kasus aktif Covid-19 Sumbar berada di urutan ke delapan nasional dengan 1.006 kasus terkonfirmasi, dan tertinggi kasus aktif di Sumatera.

Tetap masih tingginya kasus Covid di Sumbar, hal itu kemudian jadi sorotan anggota DPRD Sumbar, yang mempertanyakan sejauh mana peran dan fungsi Gubernur Sumbar dalam upaya penanganan Covid-19 itu.

"Sepertinya persepsi gubernur terkesan cuek, dan tidak tertarik menangani Covid, sehingga hal itu terbentuk di opini publik Sumbar saat ini. Padahal gubernur hakikinya adalah perpanjangan tangan pemerintan pusat. Gubernur harus bertanggung jawab untuk penanganan bencana nasional non alam ini. Jangan kesannya lepas tangan menyerahkan ke bupati dan wali kota," ujar Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas kepada media di Padang, Sabtu (16/7).

Baca Juga

Nurnas mencontohkan, bagaimana responsif dan komunikatifnya Gubernur Sumbar sebelum ini yaitu Irwan Prayitno dalam menangani pandemi Covid-19.

"Pak Irwan Prayitno sangat cekatan dan komunikatif dalam menangani di awal Covid-19 terjadi di Sumbar. PSBB bahkan hingga akhir jabatannya," ujar HM Nurnas.

Dia berharap Gubernur Sumbar saat ini untuk berjibaku menyikapi kondisi Covid-19 di Sumbar. Angka positif tinggi, kematian juga tinggi, tracking dinilai terasa lemah, testing belum maksimal, dan vaksinasi pun belum setengah tercapai dari target WHO 70 persen.

"Konsen dan seriuslah gubernur. Ada tiga jutaan rakyat Sumbar yang ingin sehat dan lepas dari pandemi Covid-19 di belakang buya gubernur," tukas Nurnas.

Komentar