4 Kandidat Berebut Peluang di Konfercab PCNU Bukittinggi

Metro- 17-10-2021 16:05
Ketua Carateker PCNU Bukittinggi, Suleman Tanjung. (Dok : Istimewa)
Ketua Carateker PCNU Bukittinggi, Suleman Tanjung. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Bukittinggi, Arunala -- Empat calon siap memperebutkan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bukittinggi yang akan digelar dalam konferensi cabang (Konfercab) pada Minggu sore ini (17/10) sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu hotel di Kota Bukittinggi.

Meski belum masuk pada tahap penjaringan namun empat nama calon kandidat itu yakni Syamsurijal, Satrio Budiman, Edi Mulyono dan DR Gazali, sudah mengapung diantara peserta konfercab itu.

Suasana mulai memanasnya konfercab itu disampaikan Ketua Carateker PCNU Bukittinggi, Suleman Tanjung kepada media di kota wisata tersebut, Minggu (17/10) itu.

Baca Juga

"Saya perkirakan pemilihan ketua PCNU cabang Bukittinggi yang baru bakal berjalan ketat. Pasalnya, para kandidat sudah mulai gencar melakukan lobi terhadap Majelis Wakil Cabang (MWC)," kata Suleman Tanjung.

Dia menjelaskan dalam konfercab tersebut para kandidat akan memperebutkan lima suara. Tiga suara dari MWC, satu suara dari carateker dan satu suara lagi dari PWNU Sumbar.

Selain, pemilihan ketua, lanjut Suleman Tanjung, pelaksanaan konfercab kali ini juga membahas beberapa agenda yang akan dilaksanakan.

Seperti, menetapkan program kerja PCNU lima tahun ke depan, membentuk pengurus definitif PCNU Bukittinggi, kemudian pemilihan Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Bukittinggi.

"Silakan MWC menentukan pucuk pimpinannya yang terbaik dan bisa membawa NU lebih besar lagi di Kota Bukittinggi ini," ungkap Suleman Tanjung.

Dia juga menyampaikan konfercab ini, selain dirinya sebagai carateker PCNU, juga melibatkan Wakil Ketua Syamsurijal, Sekretaris Armaidi Tanjung, Wakil Sekretaris Agustian Piliang dan anggota Satrio Budiman.

"Siapa pun nanti yang terpilih hendaknya dia mampu mampu merangkul semua pihak. Sehingga, Sehingga NU di Kota Bukittinggi ke depan akan semakin maju," katanya.

Suleman Tanjung juga mengingatkan setiap pengurus NU harus satu visi dan misi, dan harus bersinergi dengan seluruh komponen yang ada sehingga NU dapat maju bersama-sama. (*)

Komentar