Masih Ada Pemotor Berboncengan dan Tidak Gunakan Masker

Metro-303 hit 22-04-2020 13:19
Petugas di check point Samping Hotel Basko Padang hentikan pemotor yang masih berboncengan di saat PSBB diberlakukan, Rabu (22/4). (Foto : Dyz)
Petugas di check point Samping Hotel Basko Padang hentikan pemotor yang masih berboncengan di saat PSBB diberlakukan, Rabu (22/4). (Foto : Dyz)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Padang mulai diterapkan Rabu ini (22/4). Banyak pengguna sepeda motor yang masih berboncengan.

Seperti diketahui, dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang PSBB pengguna sepeda motor dilarang membawa penumpang, hal itu berlaku bagi pengendara ojek online dan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fikri membenarkan Kota Padang menerapkan PSBB hari ini (Rabu).

Baca Juga

"Ada sebagian masyarakat Padang sudah tahu aturan PSBB telah diberlakukan, namun masih ada belum mematuhi aturan di jalan raya," kata Dian Fikri saat memantau langsung penerapan PSBB Kota Padang di Check point Samping Hotel Basko.

Apa yang disampaikan Dian Fikri itu sesuai dari pantauan Arunala.com di tempat tersebut. Dimana masih ada dari warga itu yang berboncengan dengan anggota keluarganya, bahkan bertiga dengan anaknya. Ada juga yang berboncengan bukan dengan anggota keluarganya.

Pada pelaksanaan PSBB hari pertama itu, petugas hanya beri imbauan kepada pengguna motor yang masih berboncengan dan meminta mereka untuk tidak mengulanginya kembali. Bagi pengemudi mobil baik pribadi dan umum juga diperiksa guna mengetahui ada tidaknya mereka makai masker.

Menurut Dian Fikri, ada 11 posko check point PSBB di Kota Padang yakni Batas Kota Kayu Kalek Lubuk Buaya, Batas Kota Anak Aie, Batas Kota Bungus, Depan Kantor Dishub Mato Aie, Samping Hotel Basko.

Kemudian Depan Polsek Kuranji, depan Polsek Lubuk Begalung, depan Polsek Padang Timur, depan Polsek Pauh, depan Polsek Lubuk Kilangan, serta Batas Kota Lubuk Paraku.

"11 Check point PSBB itu diberlakukan mulai 22 April hingga 5 Mei 2020 mendatang. Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk taati peraturan selama PSBB berlangsung.sebab ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kota Padang," kata Dian Fikri.

Komentar