3 Tersangka Perampokan Kasus Belimbing Berdarah Ditangkap

Metro- 05-11-2021 15:15
Kapolres Kota Padang Kombes Imran Amir saat konferensi pres kasus perampokan dan pembunuhan di Kuranji, Jumat (5/11). (Dok : Istimewa)
Kapolres Kota Padang Kombes Imran Amir saat konferensi pres kasus perampokan dan pembunuhan di Kuranji, Jumat (5/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Can

Padang, Arunala - Kepolisian kota Padang berhasil mengungkap pelaku perampokan dan pembunuhan yang terjadi daerah Balimbing, Kuranji, Kota Padang beberapa waktu lalu. Hasil pemeriksaan mendalam, akhirnya Polisi menetapkan enam orang tersangka.

Diantara para tersangka itu dua orang diantaranya EN, 23, dan RF, 23 merupakan pembantu rumah tangga dan security yang bekerja di rumah korban.

Kapolres Kota Padang, Kombes Pol Imran Amir saat konferensi pers di Polresta Padang, Jumat (5/11), menyebutkan, diketahui dari hasil pemeriksaan, tersangka EN, 23, yang merupakan pembantu rumah tangga di rumah korban mengaku sakit hati lantaran sering mendapat kata-kata kasar dari korban selama bekerja. Karena merasa tidak senang, ia pun bercerita kepada tantenya, R, 42.

Baca Juga

"Tersangka EN bercerita kepada tantenya saat ia pulang kampung ke Muara Dua, Palembang. Atas cerita tersangka ini tantenya menawarkan rencana untuk merampok rumah korban. Rencana ini sebenarnya sudah lama, sejak Lebaran lalu, tapi baru terealisasikan Sabtu (23/10) kemarin," tutur Imran Amir dalam konferensi pers itu.

Masih dalam penjelasan Imran Amir, dalam hasil pemeriksaan juga diketahui tersangka merencanakan perampokan tersebut, EN dan R kemudian melibatkan empat orang lainnya, yaitu RF, 23 yang merupakan security di rumah korban yang kemudian bertugas menjemput tiga eksekutor R, D dan M di SPBU Kuranji menggunakan sepeda motor.

"Selain menjemput eksekutor, tersangka RF juga bertugas membukakan kunci pintu rumah korban agar ketiga orang ini bisa masuk ke dalam," ucap Imran Amir lagi.

Selanjutnya, ketiga eksekutor melakukan penyekapan terhadap korban dan suaminya, selain itu penyekapan juga dilakukan kepada pembantu dan security agar terlihat murni perampokan dan tidak menimbulkan kecurigaan.

"Untuk saat ini, tersangka EN, R dan RF sudah kami tahan, sementara tiga orang tersangka lainnya yang merupakan eksekutor masih dalam pengejaran," kata Imran Amir.

Komentar