.
Sedangkan yang ketiga, jelas Nurfitri, adalah faktor ekonomi keluarga.
"Sekitar 28 persen anak tidak sekolah ini terpaksa bekerja untuk membantu orang tua memenuhi kebutuhan rumah tangga," ungkap Nurfitri.
Dia melanjutkan, untuk menuntaskan masalah ATS, Dinas Pendidikan menyiapkan strategi dua skema.
Skema pertama, Anak yang masih berada dalam usia sekolah akan diprioritaskan untuk kembali ke jalur pendidikan formal.
Sedangkan skema kedua, anak yang sudah melampaui batas usia sekolah akan diarahkan ke pendidikan nonformal melalui program Paket A, B, dan C.
"Pendekatan ini diharapkan dapat mengakomodasi semua kelompok usia sehingga tidak ada lagi anak di Padang yang kehilangan kesempatan menempuh pendidikan," beber Nurfitri. (cpt)


Komentar