Padang, Arunala.com---Bank Nagari kembali menegaskan perannya sebagai aktor kunci dalam penguatan ekosistem wakaf di Sumatera Barat. Komitmen ini ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalamInternational Waqf Conferenceyang digelar pada 15--16 November 2025 di Truntum Hotel Padang. Agenda yang menghadirkan para pemangku kepentingan nasional dan daerah itu menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat tata kelola serta memperluas pemanfaatan wakaf produktif di Sumbar.
Pada konferensi tersebut, Bank Nagari terlibat dalam serangkaian penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan kesepakatan strategis yang dibagi dalam tiga sesi utama. Pada sesi pertama, dilakukan penandatanganan PKS antara Bank Nagari dengan LKS PWU dan sejumlah nazhir.
Prosesi ini dilanjutkan oleh Pemimpin Divisi UUS serta Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama, dengan seluruh jajaran Direksi Bank Nagari turut menyaksikan. Kerja sama ini menandai penguatan peran institusi keuangan syariah dalam memastikan pengelolaan wakaf lebih profesional dan terstandar.
Sesi kedua mempertemukan Bank Nagari dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kolaborasi tersebut membuka peluang integrasi yang lebih luas antara pengelolaan dana masyarakat, optimalisasi aset wakaf, dan program-program pembangunan daerah.
Adapun sesi ketiga memfokuskan pada kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Bank Nagari terkait Pengembangan Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan. Kesepakatan ini menegaskan wakaf bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menekankan Bank Nagari mendukung penuh upaya memperkuat ekosistem wakaf di Sumatera Barat. Ia menyebut wakaf sebagai potensi besar yang bisa dikelola secara modern melalui kolaborasi lintas lembaga.
"Bank Nagari berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pengembangan wakaf di Sumbar. Kami siap memperkuat layanan keuangan syariah, menghadirkan inovasi digital, dan memastikan pengelolaan wakaf berjalan transparan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Gusti Candranext


Komentar