Lima Meninggal Akibat Laka Beruntun di Jalur Padangpanjang--Bukittinggi

Metro- 26-01-2026 17:21
Petugas dari Satlantas Polres Padangpanjang lakukan olah TKP pada truk tergulir pasca kecelakaan beruntun di Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanahdatar, pada Senin (26/1/2026). IST
Petugas dari Satlantas Polres Padangpanjang lakukan olah TKP pada truk tergulir pasca kecelakaan beruntun di Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanahdatar, pada Senin (26/1/2026). IST

Padangpanjang, Arunala.com -- Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Raya Padangpanjang--Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanahdatar, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Finot menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk trailer nomor polisi BK 9634 XA dikemudikan BS yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padangpanjang diduga mengalami gangguan fungsi pengereman di lokasi jalan menurun.

Kendaraan tersebut kemudian menabrak truk box BA 8089 dikemudikan N yang berada di depannya.

Akibat benturan tersebut, truk box terdorong dan menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD, yang dikendarai atas nama Yan Rahmad Fajri dengan membawa penumpang bernama Elfi Febrianti.

Kemudian truk menghantam pangkalan ojek beserta dua unit kendararaan sepeda motor honda beat Nopol BA 3637 NP dan sepeda motor Honda Supra BA 6368 NB yang sedang terparkir di pangkalan ojek, pejalan kaki, serta beberapa sepeda motor yang sedang terparkir.

Truk box dilaporkan terbalik di sisi kiri jalan. Sementara itu, truk trailer terus melaju tidak terkendali ke arah Padangpanjang dan kembali menabrak dua orang pejalan kaki serta sebuah warung milik warga, sebelum akhirnya terbalik di pekarangan rumah warga.

Akibat peristiwa ini, lima orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain korban jiwa, sejumlah kendaraan dan bangunan milik warga juga mengalami kerusakan, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta.

"Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ungkap AKP Finot.

Ia kemudian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur menurun dan rawan kecelakaan. (dpg)

Komentar