Padang, Arunala.com - Ada hal yang dinilai luput dari pengamatan masyarakat, bahwa Universitas Andalas (Unand) ternyata terus memantau para alumni hingga saat ini.
Dengan demikian, Unand dapat memastikan bahwa tingkat keterserapan para lulusannya cukup bermutu baik di bidang pekerjaan, pendidikan hingga bidang usaha.
Langkah ini diungkapkan Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D., bersama para wakil rektor dan sejumlah pimpinan lembaga di kampus itu saat silaturahmi dan coffee morning dengan sejumlah wartawan, di gedung Perpustakaan Unand, Senin (2/2/2026).
Efa menyebut, para orangtua menguliahkan anaknya ke Unand ini supaya cepat dapat kerja, lulus dan langsung dapat kerja, atau sebelum lulus sudah ada kerja yang menampung, atau sebelum lulus sudah punya karyawan dari usaha yang bangunnya.
Makanya, sebut Efa, Unand terus memperhatikan para alumni yang jumlahnya mencapai ribuan lulusan itu.
Bukti konkret yang dilakukan Unand, yakni selalu lakukan evaluasi terhadap para luluannya, caranya dengan melakukan trace study paling tidak enam bulan setelah mereka lulus.
Dengan cara ini, jelas Efa, pihak kampus akan menanyakan para lulusan yang jumlah ribuan orang per tahun, apakan sudah dapat kerja apa belum, berapa lama mendapatkan pekerjaan pertama hingga menyangkut besaran gaji pertama yang diterima.
"Ternyata, hasilnya 76 persen dari lulusan Unand ini mendapatkan pekerjaan pertama, atau langsung lanjut kuliah S2, atau buka usaha sendiri setelah enam bulan pertama setelah tamat dari Unand. Kalau target kami 80 persen para lulusan ini dapat pekerjaan, atau lanjutkan studi S2 maupun buka usaha sendiri," ungkap Efa lagi.
Melihat cukup banyaknya alumni Unand sukses, Efa Yonnedi menyebut, itu sebuah kesuksesan yang dilahirkan oleh sebuah perguruan tinggi.
Dirinya tidak menampik, majunya Unand karena prestasi yang ditorehkan para mahasiswa dan para alumninya. Dengan majunya prestasi itu, tukasnya, kampus Unand akan menjadi brand bermutu dan jadi pilihan bagi masyarakatnext


Komentar