Kota Pariaman Perbarui MoU BKK Pendidikan

Metro- 04-10-2021 16:18
Sekko Pariaman, Yota Balad dan Sekretaris Disdik Sumbar, Sabrianto seusia penandatanganan MoU, Senin (4/10)
Sekko Pariaman, Yota Balad dan Sekretaris Disdik Sumbar, Sabrianto seusia penandatanganan MoU, Senin (4/10)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Pemko Pariaman melakukan Memorandum of Understanding(MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pempro Sumbar terkait Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk SMA/SMK di kota itu.

Kerjasama ini mengatur tentang pembiayaan keuangan untuk pelajar SMA/SMK di Kota Pariaman,sehingga pelajarSMK/SMKdi kota tersebut belajar secara gratis.

"Hari ini kami kembali lakukan MoU dan PKS bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar terkait BKK yang diperuntukkan kepada SMA/SMK di Kota Pariaman agar pelajar Kota Pariaman masih bisa melanjutkan pendidikan sampai SMA/SMK secara gratis," kata Sekko Pariaman, Yota Balad usai melaksanakan MoU di ruang kerjanya, Senin (4/10).

Baca Juga

Ini, sebut dia merupakan salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman terpilih yakni Genius Umar dan Mardison Mahyuddin periode 2018 -- 2023.

Yota Balad menjelaskan, kembali lakukan MoU dan PKS itu karena adanya pergantian Gubernur Sumbar dan wacana provinsi untuk memberlakukan hal yang sama dengan kota kabupaten di Sumbar termasuk Kota Pariaman.

"Tahun 2019 lalu, Pemko Pariaman menganggarkan dana pendidikan itu untuk Sumbar, dan pemprov yang nanti akan menyalurkan BKK tersebut ke SMA/SMK negeri yang ada di kota ini," ujar Yota Balad lagi.

Dia menambahkan, tiap tahunnya, BKK yang dikeluarkan rata-rata empat miliar rupiah per tahun, namun bisa saja berkurang atau bertambah tergantung banyaknya pelajar Kota Pariaman yang bersekolah di SMA/SMK di Kota Pariaman, " terangnya.

"Semoga saja dengan diulang kembali MoU dan PKS ini, akan menjadi motivasi untuk Kota/kabupaten lain sehingga akan terwujudnya pendidikan gratis sampai tingkat SMA/SMK. Karena melihat situasi dan kondisi masyarakat di Sumatera Barat apalagi saat ini masih pada masa pandemic Covid-19, " harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Sumbar, Sabrianto usai melaksankan MoU dan PKS mengatakan bahwa sampai saat ini baru Kota Pariaman yang melaksanakan pendidikan gratis sampai ketingkat SMA/SMK. Hal ini sangat disambut baik dan diapresiasi oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

"MoU dan BKK bersama Kota Pariaman terkait program wajib belajar 12 Tahun saat ini sudah berjalan selama 3 tahun. Hal ini membawa dampak positif bagi dunia pendidikan khususnya di Kota Pariaman. Ini juga yang membuat kami mengusulkan kepada seluruh Kota/Kabupaten untuk melakukan hal yang sama agar tidak ada lagi ditemui anak -- anak putus sekolah di Provinsi Sumatera Barat, " ungkapnya.

"Memang saat ini baru Kota Pariaman yang telah melakanakan program tersebut, bahkan kami juga apresiasikan program satu keluarga satu sarjana (sagasaja) yang telah dilaksanakan Pemko Pariaman dan ini sangat luar biasa. Semoga saja tahun depan akan ada daerah lain yang mengikuti Pemko Pariaman karena ini demi kemajuan dunia pendidikan kita semua," tutupnya.

Komentar