Siap Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, IAS Buka POSGABNAS

Metro- 12-03-2026 20:08
PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) saat prescon menyangkut pembukaan POSGABNAS di beberapa Bandara menyambut mudil Lebaran 2026, di Tangerang, Banten, Kamis (12/3/2026). IST
PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) saat prescon menyangkut pembukaan POSGABNAS di beberapa Bandara menyambut mudil Lebaran 2026, di Tangerang, Banten, Kamis (12/3/2026). IST

.

Untuk sektor hospitality, tambahnya, InJourney telah memproyeksikan okupansi hotel dalam ekosistem InJourney mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, kunjungan ke berbagai destinasi wisata yang dikelola InJourney diproyeksikan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur Lebaran.

InJourney, juga telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan Idufitri yang diperkirakan akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang dikelola InJourney.

Destinasi wisata itu seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko, Candi Borobudur, Kawasan Wisata Mandalika, Nusa Dua, Golomori dan Sarinah serta Taman Mini Indonesia Indah.

Lebih jauh Yudhi R Darun menyebutkan, periode libur yang bersamaan dengan perayaan Nyepi dan pemberlakuan WFA menjadi momentun penting yang harus diperhatikan.

Ia menilai hal ini penting bagi enrtitas aviasi dan pariwisata untuk mendorong pergerakan wisatawan secara optimal.

Dia memaparkan, periode libur Lebaran dan Nyepi tahun ini, yang juga didukung oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah, menjadi momentum penting bagi peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata nasional.

"Kami melihat periode ini sebagai peluang untuk mendorong pergerakan wisatawan secara lebih optimal sekaligus memastikan pengalaman perjalanan yang seamless di seluruh ekosistem pariwisata yang dikelola InJourney," ujarnya.

Yudhi R Darun menambahkan, sebagai holding BUMN yang bergerak di sektor pariwisata dan mengelola ekosistem terintegrasi, mulai dari bandara, aviation services, tourism development, destinasi, hospitality, hingga ritel.

InJourney, tukasnya, berkomitmen memastikan kesiapan operasional, penguatan pelayanan, serta pengelolaan risiko yang optimal di seluruh lini bisnis.

Selain itu juga melakukan penguatan kapasitas operasional melalui penambahan personel dan optimalisasi fasilitas untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan wisatawan pada periode peak season.

"Melalui kesiapan tersebut, kami berharap dapat mendukung kelancaran mobilitas wisatawan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan," ujarnya.

Ia menekankan, peningkatan aktivitas pariwisata pada periode ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui meningkatnya pergerakan wisatawan domestik serta aktivitas ekonomi di berbagai destinasi.

Yudhi R Darun memprediksi, InJourney sendiri memprediksi angka kunjungan akan mengalami peningkatan sebesar lima belas persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama. (*/cpt)

Komentar