Endarmy Minta Perbaikan Jembatan Anduriang Jangan Lagi Ditunda, Ini Sangat Urgen

Metro- 11-05-2026 18:41
Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Endarmy soroti persoalan Jembatan Anduriang yang hingga kini masih belum diperbaiki pemerintah. IST
Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Endarmy soroti persoalan Jembatan Anduriang yang hingga kini masih belum diperbaiki pemerintah. IST

Padang, Arunala.com - Tak kunjung adanya kejelasan pembangunan kembali Jembatan Anduriang di Kayu Tanam, Padangpariaman, membuat Anggota Komisi V DPRD Sumbar meradang.

Pasalnya sejak lima bulan pascabencana putusnya jembatan itu akibat diterjang banjir bandang dan longsor melanda Sumbar pada November 2025 lalu.

Endarmy, Anggota Komisi V DPRD Sumbar ini menilai, masih belum diperbaikinnya Jembatan Anduriang ini, menjadikan akses masyarakat setempat cukup terganggu.

"Bayangkan pasca jembatan itu rusak parah hingga saat ini, warga terpaksa gunakan jasa rakit ponton untuk menyeberang. Artinya ada biaya yang dikeluarkan warga," katanya Senin (11/5/20256).

Kondisi tersebut dinilainya cukup membahayakan, terutama saat debit air meningkat dan arus sungai deras.

Jembatan ini dulunnya, sebut dia, merupakan jalur penghubung antar dua nagari di Padangpariaman yakni Nagari Anduriang dan Nagari Kayu Tanam.

"Selain itu, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yang cepat bagi masyarakat dan pelajar di dua nagari itu," tukas Endarmy.

Dia menjelaskan, kendati ada akses lain, akan tetapi butuh waktu dan jaraknya lebih jauh, dan memerlukan waktu tempuh lebih lama.

Melihat kondisi ini ditanggung masyarakat setempat selama lima bulan lebih, maka Endarmy meminta pemerintah segera ambil langkah cepat untuk membantu aktivitas masyarakat.

Ia mendorong pembangunan jembatan darurat sebagai solusi jangka pendek agar mobilitas warga kembali normal.

Percepatan pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan agar aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat tidak terus terganggu," pungkasnya. (cpt)

Komentar