.
Perdebatan terkait status dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sempat disorot juga ikut diluruskan. Manajemen menegaskan anggaran tersebut diambil dari laba bersih korporasi, bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Dana CSR atau TJSL ini bukan dana publik dalam pengertian APBD. Kewajibannya melekat pada Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagai tanggung jawab korporasi. Akuntabilitasnya pun jelas, diaudit oleh auditor independen dan diawasi ketat oleh regulator perbankan, bukan dipertanggungjawabkan secara eceran ke setiap individu," kata Gusti.
PT Bank Nagari, tegas Dirut, berkomitmen untuk senantiasa menjadi institusi perbankan yang amanah, transparan dalam batas ketentuan hukum yang berlaku, dan bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan. "Kami mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menahan diri dari penyebaran informasi yang tidak utuh atau tidak berdasar yang dapat merugikan kepentingan bersama," ajaknya.
Sementara itu, Komisaris Utama Bank Nagari, Andri Yulika, menyatakan Dewan Komisaris menghormati penuh putusan Komisi Informasi Sumatera Barat tersebut. Pihaknya memastikan manajemen akan menindaklanjuti hasil putusan sesuai dengan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan perlindungan data yang dikecualikan.
"Sebagai dewan pengawas, kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh jajaran direksi senantiasa bersandar pada prinsip Good Corporate Governance (GCG). Kepatuhan terhadap hukum adalah harga mati, namun di sisi lain, perlindungan terhadap data internal yang bersifat rahasia dan kompetitif juga merupakan kewajiban institusi perbankan demi menjaga stabilitas bisnis," ujar Andri Yulika.
Andri juga mengimbau seluruh pemegang saham, nasabah, dan masyarakat Sumatera Barat untuk tidak terpengaruh oleh opini yang berkembang di luar fakta persidangan. Kinerja Bank Nagari saat ini tetap solid, sehat, dan terus bertumbuh positif dalam menggerakkan perekonomian daerah. "Operasional berjalan normal, dan kami tetap fokus memberikan pelayanan terbaik serta menjaga reputasi bank ini sebagai aset kebanggaan daerah," pungkas Andri. (*)


Komentar