RSUP Dr. M. Djamil Dikukuhkan sebagai Indonesia Centre of Minimally Invasive Surgery

Kesehatan- 06-06-2026 20:00
RSUP Dr. M. Djamil mengukuhkan posisinya di kancah medis internasional setelah resmi ditetapkan sebagai Indonesia Centre of Minimally Invasive Surgery (ICMIS) sekaligus Southeast Asia (SEA) Centre of Excellence in Minimally Invasive Colorectal Surgery. IST
RSUP Dr. M. Djamil mengukuhkan posisinya di kancah medis internasional setelah resmi ditetapkan sebagai Indonesia Centre of Minimally Invasive Surgery (ICMIS) sekaligus Southeast Asia (SEA) Centre of Excellence in Minimally Invasive Colorectal Surgery. IST

.

Apresiasi dan dukungan penuh juga mengalir dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Baginya, kepercayaan berskala regional ini tidak hanya menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga sebuah tantangan nyata untuk terus memacu kualitas pelayanan dan sumber daya manusia agar mampu bersaing secara global.

"Ini tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi Sumatera Barat. Di sisi lain, ini juga menjadi tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi layanan sehingga mampu bersaing dan menjadi rujukan di tingkat nasional maupun internasional," tutur Mahyeldi.

Menanggapi amanah besar tersebut, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menjelaskan langkah ini merupakan manifestasi dari visi besar untuk mengubah posisi tawar Indonesia di dunia kedokteran internasional. "Kita ingin menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai peserta dalam perkembangan ilmu pengetahuan global, melainkan sebagai kontributor aktif yang menghasilkan inovasi, melahirkan tenaga ahli, serta menjadi pusat pembelajaran yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara," kata dr. Dovy.

Ia juga menambahkan kehadiran pusat unggulan ini dirancang untuk membalikkan arus pembelajaran medis yang selama ini berjalan, membawa Indonesia ke tingkat yang lebih mandiri. "Visi besar inilah yang melandasi pembentukan Indonesia Centre of Minimally Invasive Surgery dan SEA Centre of Excellence in Minimally Invasive Colorectal Surgery. Kita ingin mengubah posisi Indonesia dari 'learner' menjadi 'regional learning hub'; dari negara yang mengirim peserta pelatihan ke luar negeri menjadi negara yang mampu menyelenggarakan fellowship, observership, pendidikan berkelanjutan, penelitian kolaboratif, dan pusat unggulan yang diakui secara regional maupun internasional," tambahnya.

Dari sudut pandang akademis dan profesi, Ketua Kolegium Bedah Indonesia, Dr. dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, FINACS, M.Kes, menilai pencapaian ini sebagai buah dari konsistensi panjang RSUP Dr. M. Djamil dalam menjaga mutu pelayanan dan kesiapan sistem pendidikannya.

"Penetapan ini menunjukkan kapasitas sumber daya manusia, sistem pendidikan, serta kualitas pelayanan yang dimiliki RSUP Dr. M. Djamil telah memenuhi standar yang diperlukan untuk menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan ilmu bedah minimal invasif. Kami berharap pusat ini dapat melahirkan lebih banyak ahli bedah yang kompeten serta memperkuat jejaring pendidikan bedah di Indonesia dan Asia Tenggara," urai dr. Supriyantonext

Komentar