.
Efa Yonnedi mengajak seluruh guru besar untuk semakin memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu dan memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis, baik di dalam maupun luar negeri. "Sinergi tersebut akan memperkuat daya saing Universitas Andalas sekaligus meningkatkan kontribusi kita dalam pembangunan nasional dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals," ungkapnya.
Ia juga menekankan keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik berupa publikasi ilmiah, paten, maupun peringkat internasional, tetapi juga dari dampak nyata ilmu pengetahuan yang dihasilkan bagi kehidupan masyarakat. "Oleh karena itu, mari kita jadikan setiap capaian akademik sebagai bagian dari upaya menghadirkan perubahan yang positif dan berkelanjutan," ujarnya.
Kepada tujuh guru besar yang baru dikukuhkan, Efa Yonnedi berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat kolaborasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan membimbing generasi penerus. "Jadilah teladan dalam integritas akademik, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat," tutupnya.
Pengukuhan tujuh guru besar ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Andalas dalam memperkuat sumber daya akademik. Dengan bertambahnya profesor dari berbagai disiplin ilmu, universitas diharapkan semakin mampu menghasilkan riset yang inovatif, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta menghadirkan solusi yang berdampak bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.(*)


Komentar