RS M. Djamil Hadirkan Tindakan Perdana Flow Diverter Aneurisma Otak

Kesehatan- 10-07-2026 20:27
RS M. Djamil melaksanakan tindakan perdana pemasangan flow diverter untuk penanganan aneurisma pembuluh darah otak pada Jumat (10/7/2026). Humas RS M. Djamil
RS M. Djamil melaksanakan tindakan perdana pemasangan flow diverter untuk penanganan aneurisma pembuluh darah otak pada Jumat (10/7/2026). Humas RS M. Djamil

.

Dr. Dovy berharap kolaborasi dalam program pengampuan dapat terus berlanjut sehingga kompetensi SDM, kualitas layanan, serta akses masyarakat terhadap pelayanan stroke dan neurovaskular semakin meningkat. "Kami juga berharap kegiatan proctoring hari ini menjadi awal dari semakin berkembangnya layanan tindakan neurointervensi di RS M. Djamil, sehingga masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Tengah dapat memperoleh pelayanan yang semakin komprehensif tanpa harus dirujuk ke luar daerah," tambahnya.

Turut hadir dalam penyambutan tim Proctoring RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta ini, Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), Ketua Pengampuan Stroke RS M. Djamil dr. Dedi Sutia, Sp.N(K), FINA, MARS, dokter spesialis neurologi dr. Gunawan Septa Dinata, Sp.N, FINA, dokter spesialis bedah syaraf dr. Ade Ricky Harahap, Sp.BS, Subsp.N-Vas(K) serta Wakil Kepala Instalasi Bedah Sentral dr. Nadra Septiadi, Sp.An-TI., M.Sc.

Kemudian Tim Proctoring RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta dipimpin Ketua Tim dr. Bambang Tri Prasetyo, Sp.N, Subsp.NIOO(K), FINS didampingi dr. Ricky Gusanto Kurniawan, Sp.N, Subsp.NIIO(K), FINR, dr. Dimas Rahmatisa, Sp.An-TI, Subsp.NA(K), serta perawat Nicko Yan Perdana, AMK dan Sandi Irvanta, S.Kep., Ners.

Sementara itu, Ketua Tim Proctoring RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta dr. Bambang Tri Prasetyo, Sp.N, Subsp.NIOO(K), FINS menyampaikan tindakan yang dilakukan merupakan kasus dengan karakteristik khusus sehingga membutuhkan pengalaman dan keahlian tertentu. "Hari ini kasusnya memang spesifik. Kami tetap membantu teman sejawat untuk mendapatkan pengalaman," kata dr. Bambang.

Ia menjelaskan pendampingan serupa sebelumnya juga telah dilakukan pada beberapa rumah sakit lain, seperti RS Prof. Dr. dr. Kandou Manado dan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan kasus serupa. Pemasangan flow diverter membutuhkan kesiapan tim karena perangkat yang digunakan memiliki karakteristik khusus dan memerlukan pengalaman dalam pelaksanaannyanext

Komentar