.
Selanjutnya mendapat Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk Produk Unggulan Sulaman Kapalo Peniti Nareh dari Kementerian HukumRI, Penghargaan UHC Awards tahun 2026 dengan Kategori Madya, dan banyak lagi keberhasilan lainnya dari program unggulan Balad-Mulyadi.
Yota Balad menambahkan, secara makro, pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman tahun 2025 sebesar 3,46%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomiSumbar sebesar 3,37 persen.
Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pariaman mengalami peningkatan dari 80,49 menjadi 81,27, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 4,26 persen menjadi 3,83 persen.
Yota Balad juga mengklaim, tingkat pengangguran terbuka di Kota Pariaman mengalami penurunan dari 5,32 persen menjadi 5,16 persen dan usia harapan hidup mengalami peningkatan dari 74,37 tahun menjadi 74,62 tahun. (*/cpt)


Komentar