Bank Nagari dan Pemkab Pessel Teken MoU KPR FLPP

Ekonomi- 21-07-2026 14:47
Pemimpin Bank Nagari Painan Rahmadani bersama Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memperlihatkan nota kesepahaman, Senin (20/4/2026). IST
Pemimpin Bank Nagari Painan Rahmadani bersama Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memperlihatkan nota kesepahaman, Senin (20/4/2026). IST

.

Menurutnya, kerja sama dengan Pemkab Pesisir Selatan bukan sekadar penyediaan fasilitas pembiayaan. "Tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan kepemilikan rumah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian daerah," ucapnya.

Ia menjelaskan pembangunan sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari industri konstruksi, penyedia material bangunan, jasa, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Oleh karena itu, keberhasilan program penyediaan rumah tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang memperoleh hunian, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

"Sektor perumahan memiliki multiplier effect yang besar terhadap perekonomian daerah karena mampu menggerakkan industri konstruksi, material bangunan, jasa, hingga UMKM. Oleh sebab itu, Bank Nagari akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun para pengembang agar semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah sendiri," tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Bank Nagari menghadirkan berbagai kemudahan dalam pembiayaan KPR FLPP. Masyarakat dapat menikmati suku bunga tetap sebesar lima persen hingga masa kredit berakhir, uang muka ringan mulai satu persen, fasilitas Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dari pemerintah, tenor pembiayaan hingga 20 tahun, serta angsuran tetap yang memberikan kepastian dalam mengelola keuangan keluarga.

Tidak hanya menyediakan pembiayaan, Bank Nagari juga memberikan layanan pendampingan secara menyeluruh kepada calon debitur. Pendampingan tersebut mencakup konsultasi dalam memilih rumah, simulasi pembiayaan, proses pengajuan kredit, hingga pelaksanaan akad, sehingga masyarakat memperoleh kemudahan pada setiap tahapan kepemilikan rumah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengapresiasi langkah Bank Nagari yang terus berperan aktif dalam mendukung penyediaan rumah bersubsidi di daerahnya. "Kami menyampaikan apresiasi kepada Bank Nagari yang telah mendukung perluasan akses pembiayaan rumah bersubsidi di Kabupaten Pesisir Selatan. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang menjadi kunci agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah yang layak," kata Hendrajoni.

Ia menjelaskan pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh alokasi sekitar 1.000 unit rumah bersubsidi yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang memenuhi persyaratan, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri, serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)next

Komentar