Memastikan Progul Satu Rumah Satu Hafiz, Pemko Pariaman Verifikasi Semua Sekolah di Kotanya

Metro- 21-07-2026 13:18
Wali Kota Yota Balad Bersama tim yang akan lakukan monitoring dan verifikasi sejumlah sekolah menyangkut Progul Satu Rumah Satu Hafiz di kota itu, Selasa (21/7/2026). IST
Wali Kota Yota Balad Bersama tim yang akan lakukan monitoring dan verifikasi sejumlah sekolah menyangkut Progul Satu Rumah Satu Hafiz di kota itu, Selasa (21/7/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Sebanyak 11 tim diturunkan Pemko Pariaman ke sejumlah sekolah yang ada do kota itu, Selasa (21/7/2026).

Tim yang dilepas Wali Kota Yota Balad ini nantinya akan monitoring dan memverifikasi Program Unggulan (Progul) Satu Rumah Satu Hafiz di sejumlah sekolah tersebut.

Yota Balad mengatakan, ini bentuk komitmen pemko sebagai langkah nyata menyukseskan progul tersebut, sekaligus menjaga kualitas serta keberlanjutan program penguatan keagamaan dan pencetak generasi Qurani di Kota Pariaman.

"Kegiatan verifikasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juli 2026," kata Yota Balad.

Dia melanjutkan, untuk memastikan proses verifikasi berjalan objektif dan efektif, pembentukan 11 tim ini disusun khusus berdasarkan keseimbangan beban kerja, bukan berdasarkan wilayah kecamatan.

"Dengan pendekatan ini, seluruh sekolah di Kota Pariaman akan mendapatkan porsi perhatian dan verifikasi secara merata," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama lima hari ke depan, tim akan turun langsung menyambangi sekolah-sekolah untuk mencocokkan serta menguji keabsahan data anak-anak penghafal Al Quran (hafiz) yang sebelumnya telah dikirimkan oleh pihak sekolah.

Hasil dari monitoring dan evaluasi (monev) ini nantinya akan menghasilkan pemetaan (mapping) kemampuan, kapasitas, serta kualitas hafalan anak-anak hafiz di Kota Pariaman.

Ini sebagai komitmen pemko dalam menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup dan pondasi akhlak mulia, program ini terus dievaluasi perkembangannya untuk memastikan pencapaian target mencetak generasi qurani di setiap rumah tangga.

"Data pemetaan yang diterima akan ditindaklanjuti dengan program pendampingan intensif yang disesuaikan dengan kapasitas dan tingkat hafalan masing-masing anak," tukasnya.

Dengan demikian, imbuh dia, pembinaan yang diberikan tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas hafalan para siswa.

Yota Balad memastikan, seluruh tim akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan sekalinext

Komentar