.
Alni menargetkan, untuk Bawaslu Sumbar memproyeksikan realisasi penyerapan anggaran pada Triwulan II, sebesar 64 persen, kemudian 75,05 persen pada Triwulan III.
"Sedangkan untuk Triwulan IV tahun anggaran 2026 ditargetkan mencapai 99,07 persen," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Rinaldi Aulia, mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan agenda rutin tahunan sebagai sarana mengukur efektivitas pelaksanaan program selama Semester I.
"Monev menjadi wadah konsolidasi untuk melihat sejauh mana program yang telah dilaksanakan berjalan sesuai target. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan," katanya.
Menurut Rinaldi, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga dari kesesuaian antara realisasi keuangan dengan capaian kegiatan di setiap satuan kerja.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi bersama tim Inspektorat Wilayah III Bawaslu RI, capaian Semester I seharusnya sudah berada di atas 70 persen. Namun, secara keseluruhan target tersebut masih belum sepenuhnya tercapai.
Meski demikian, Rinaldi memberikan apresiasi kepada sejumlah Bawaslu kabupaten dan kota yang berhasil menunjukkan kinerja baik, termasuk Bawaslu Kota Padang yang mencatat capaian sekitar 79 persen.
"Kami berharap seluruh Bawaslu kabupaten dan kota terus memperkuat koordinasi agar tidak ada kendala apabila nantinya terdapat perubahan atau tambahan anggaran pada akhir tahun," ujarnya. (cpt)


Komentar