Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pemprov Sumbar Optimalkan Dana Tambahan TKD Rp534 Miliar

Metro- 21-07-2026 17:27
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat membuka membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (21/7/2026). IST
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat membuka membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (21/7/2026). IST

.

Fernando juga mengingatkan pemerintah daerah mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk dampak musim kemarau dan fenomena El Nino, sehingga penanganan bencana tidak lagi bersifat reaktif, melainkan terencana sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga mengapresiasi kinerja Sumbar.

Berdasarkan hasil monitoring Satgas Nasional Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sumbar menjadi salah satu dari tiga provinsi dengan progres pemulihan pascabencana tercepat di Indonesia.

Ia juga menyebut rehabilitasi lahan sawah di Sumbar telah mencapai sekitar 98 persen dan sebagian besar telah kembali memasuki musim tanam.

Secara nasional, pemerintah pusat mengalokasikan tambahan TKD sebesar Rp10,6 triliun bagi daerah terdampak bencana.

Dari jumlah tersebut, Sumbar menerima sekitar Rp2,71 triliun yang telah disalurkan sejak Februari hingga April 2026.

Khusus Pemprov Sumbar memperoleh alokasi Rp534 miliar yang dilaksanakan oleh 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar pada Dinas PSDA, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, serta sejumlah OPD lainnya.

Dana tersebut diharapkan segera direalisasikan agar proses pemulihan pascabencana semakin cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. (*/dpg)

Komentar