Kota Pariaman Masuk Enam Besar Nominasi Anugerah Adinata Syariah Tingkat Sumbar

Ekonomi- 12-08-2026 15:11
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat paparkan data tahap akhir dalam mengembangkan ekonomi Syariah di Kota Pariaman dihadapan Gubernur Mahyaldi dan tim penilai, di Padang, Rabu (12/8/2026). IST
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat paparkan data tahap akhir dalam mengembangkan ekonomi Syariah di Kota Pariaman dihadapan Gubernur Mahyaldi dan tim penilai, di Padang, Rabu (12/8/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Pemko Pariaman menunjukan komitmen kuat dalam mengembangkan ekonomi Syariah di Kota Pariaman.

Hal itu dikemukakan Wali Kota Pariaman, Yota Balad saat pemaparan dan validasi data tahap akhir dihadapan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama tim penilai provinsi.

Proses pemaparan ini sebagai bagian dari proses seleksi nominasi penghargaan Anugerah Adinata Syariah tingkat kabupaten kota tahun 2026 yang berlangsung di ruang rapat Istana Gubernur Sumbar, Rabu (12/8/2026).

Ada enam kabupaten kota di Sumbar yang ikut penilaian tahap akhir Anugerah Adinata Syariah 2026 tingkat Sumbar yakni Kota Pariaman, Kota Padang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Solok Selatan.

Usai pemaparan, Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan bahwa kotanya masuk dalam nominasi enam besar terbaik di Provinsi Sumatera Barat pada Anugerah Adinata Syariah Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.

"Hal ini merupakan komitmen nyata Pemko Pariaman dalam memperkuat ekosistem ekonomi halal, tata kelola berbasis syariah, serta peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Kota Pariaman menjadi salah satu kota yang satu-satunya mempunyai lembaga semacam koperasi yang memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan bunganya nol persen dan tidak ada agunan atau cukup mengucapkan dua kalimat syahadat.

Terhadap paparan yang ia kemukakan dihadapan Gubernur Mahyeldi dan tim penilai, Yota Balad optimistis daerahnya akan menghasilkan penilaian yang baik.

"Alhamdulillah tanggapan Gubernur beserta tim penilai, positif dan menyampaikan apresiasi karena Kota Pariaman mampu membuat koperasi tanpa agunan dan tanpa bunga," terangnya.

Ia juga menyebutkan dengan komitmen Pemko Pariaman tentang ekonomi Syariah, pihaknya akan mendorong masyarakat di kotanya agar bisa memahami bagaimana berkehidupan sesuai dengan syariat agama Islam. (*/cpt)

Komentar