Longsor di Kelok Sikumbang, Akses Padangpanjang --Tanahdatar Putus Total

Metro- 01-10-2026 20:07
Sebuah kendaraan terpaksa berhenti karena akses jalan Padangpanjang - Tanahdatar terputus akibat ditimbun longsor terjadi di kawasan Kelok Sikumbang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (1/10/2026). IST
Sebuah kendaraan terpaksa berhenti karena akses jalan Padangpanjang - Tanahdatar terputus akibat ditimbun longsor terjadi di kawasan Kelok Sikumbang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (1/10/2026). IST

Tanahdatar, Arunala.com - Bencana longsor terjadi di kawasan Kelok Sikumbang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (1/10/2026).

Material longsor menutup badan jalan sehingga akses lalu lintas yang menghubungkan wilayah Padang Panjang dan Tanahdatar dilaporkan terputus total.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahdatar, Syofyan Az, ketika dihubungi membenarkan adanya peristiwa longsor tersebut.

"Kejadian dilaporkan terjadi saat wilayah Tanahdatar diguyur hujan dengan intensitas tinggi,"sebut dia.

Berdasarkan informasi awal dari BPBD, longsor terjadi sekitar 19.00 WIB sebelum laporan disampaikan. Kondisi di lokasi saat kejadian juga masih diguyur hujan deras.

"Material longsor yang menutupi badan jalan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat belum dapat melintas. Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi di jalur Padangpanjang -- Tanahdatar untuk sementara terganggu," jelas Syofyan Az.

Dia menyatakan,petugas BPBD Tanahdatar terkait saat ini terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi.

"Penanganan terhadap material longsor juga dipersiapkan agar akses jalan dapat kembali dibuka setelah kondisi memungkinkan dan lokasi dinyatakan aman," ujarnya.

Masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan sementara menghindari jalur yang terdampak longsor.

"Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Perkembangan penanganan dan kondisi akses jalan akan terus dipantau oleh pihak terkait, terutama mengingat hujan masih berpotensi terjadi dan dapat meningkatkan risiko bencana susulan," pungkas Syofyan. (dpg)

Komentar