.
Belanja saerah diusulkan mencapai Rp6,97 triliun, melonjak Rp570,01 miliar dari plafon awal sebesar Rp6,40 triliun. Kenaikan terbesar dialokasikan pada belanja modal yang naik hampir dua kali lipat (99,94 persen) dari Rp471,12 miliar menjadi Rp941,94 miliar demi percepatan infrastruktur.
Pembiayaan netto direncanakan sebesar Rp192,66 miliar, ditopang oleh SiLPA tahun lalu sebesar Rp284,66 miliar dengan pengeluaran pembiayaan Rp92 miliar untuk penyertaan modal daerah. (*/cpt)
Halaman 12


Komentar