Tim SAR Selamatkan KMP Gambolo Alami Kendala di Selat Mentawai

Metro- 10-09-2026 15:05
Tim SAR Mentawai menuju lokasi KM Gambolo yang alami kendala di Perairan Selat Mentawai, Kamis (10/9/2026). IST
Tim SAR Mentawai menuju lokasi KM Gambolo yang alami kendala di Perairan Selat Mentawai, Kamis (10/9/2026). IST

Tuapejat, Arunala.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai mengerahkan tim rescue beserta personel penyelam untuk menangani gangguan teknis pada KMP Gambolo yang mengalami kendala kemudi akibat baling-baling (propeller) kanan terbelit tali rabo di Perairan Selat Mentawai, Kamis (10/9/2026).

Seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 97 orang dilaporkan dalam kondisi selamat.

Kakan SAR Mentawai, Benteng Hilton Talembanua, menyebutkan, peristiwa tersebut berawal saat KMP Gambolo bertolak dari Dermaga Bungus, Padang, menuju Sikakap pada Rabu (9/9/2026) pukul 17.50 WIB.

Pada Kamis (10/9/2026) pukul 03.15 WIB, kapal berukuran GT.571 tersebut mengalami gangguan navigasi setelah tali membelit propeller bagian kanan.

"Nakhoda kapal, Capt Budi, kemudian menghubungi Kantor SAR Mentawai pada pukul 10.30 WIB untuk memohon bantuan tindakan penyelaman guna melepaskan belitan tali agar kapal dapat melanjutkan pelayaran dengan normal,"sebut dia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjutnya Tim Rescue Kantor SAR Mentawai memberangkatkan tim pada pukul 10.45 WIB dari Dermaga Tuapejat menuju Last Known Position (LKP) di koordinat 152'45"S 10009'30"E, atau sekitar 35 Nautical Miles (NM) dengan heading 75 dari Dermaga Tuapejat. Estimasi waktu tempuh menuju lokasi adalah sekitar 2,5 jam.

"Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari 7 personel Tim Rescue Kantor SAR Mentawai, 1 personel Pos TNI AL Simaubuk, 1 personel Polairud Polres Kepulauan Mentawai dan 1 Personel ASDP Mentawai," jelas Benten.

Menurutnya, untuk mendukung kelancaran pembebasan baling-baling dan evakuasi jika diperlukan, tim SAR mengoperasikan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai, kendaraan operasional D-Max 02, peralatan selam, alat komunikasi (alkom), Personal Locator Beacon (PLB), perangkat internet Starlink, alat navigasi, serta peralatan medis dan evaluasi.

"Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 22 hingga 24 knot dan ketinggian gelombang laut mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Tim gabungan terus berkoordinasi secara intensif guna memastikan proses pelepasan tali dari baling-baling KMP Gambolo berjalan lancar dan aman," ujarnya. (dpg)

Komentar