.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Nagari akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten dan kota, masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi dinilai penting karena persoalan lingkungan dan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran yang dapat disinergikan.
Melalui kerja sama tersebut, Bank Nagari berharap program TJSL dapat semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di masing-masing daerah. Sebagai BUMD, Bank Nagari juga memandang keberhasilan perusahaan tidak dapat dilepaskan dari perkembangan daerah tempat perusahaan beroperasi.
Pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi bagian yang saling berkaitan. Karena itu, Bank Nagari berupaya menempatkan program TJSL sebagai salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan Sumatera Barat.
Gusti Candra menegaskan, Bank Nagari ingin terus memperluas peran perusahaan di tengah masyarakat. "Bank Nagari ingin terus hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah," ungkapnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan perkembangan masyarakat dan terjaganya lingkungan. "Kami percaya bahwa ketika masyarakat tumbuh dan lingkungan terjaga, maka Bank Nagari juga akan tumbuh secara berkelanjutan bersama Sumatera Barat," tukasnya.(*)


Komentar