.
Ia menilai penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap berbagai upaya peningkatan mutu yang dilakukan RS M. Djamil secara berkelanjutan. Namun, penghargaan tersebut tidak dipandang sebagai akhir dari proses peningkatan kualitas pelayanan.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh civitas hospitalia RS M. Djamil. Mulai dari dokter, tenaga kesehatan, tenaga penunjang, manajemen hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan. Ini adalah prestasi bersama," katanya.
Menurutnya, keberhasilan memperoleh penghargaan pada layanan jantung dan saraf justru membawa tanggung jawab yang lebih besar bagi rumah sakit. Capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk mempertahankan standar pelayanan sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi baru sesuai dengan kebutuhan pasien dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kesehatan.
"Bagi kami, penghargaan ini bukan akhir. Justru ini menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Standar yang sudah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan," ujar Dr. dr. Dovy Djanas.
Layanan jantung dan saraf merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan rumah sakit rujukan karena menangani beragam kondisi medis yang membutuhkan ketepatan diagnosis, kecepatan tindakan, kompetensi tenaga kesehatan serta dukungan fasilitas yang memadai. Penanganan pasien pada kedua bidang tersebut juga kerap membutuhkan kolaborasi lintas disiplin dan koordinasi yang kuat agar pelayanan dapat diberikan secara komprehensif.
Dalam konteks tersebut, penghargaan Diamond Excellence Award yang diraih RS M. Djamil menjadi gambaran dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan spesialistik dan subspesialistik. Pengembangan layanan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan klinis, tetapi juga mencakup penguatan sistem pelayanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi serta penerapan budaya mutu dan keselamatan pasien.
Sebagai rumah sakit rujukan tersier, RS M. Djamil memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan terhadap kasus-kasus dengan tingkat kompleksitas tinggi, tidak hanya bagi masyarakat di Kota Padang dan Sumatera Barat, tetapi juga bagi pasien rujukan dari wilayah lain. Peran tersebut menuntut rumah sakit untuk terus meningkatkan kapasitas dan memastikan pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar mutu dan keselamatan pasiennext


Komentar