.
Sedangkan Bupati Mentawai, Rinto Wardana mengatakan, kegiatan pameran budaya "Mentawai Surf and Soul" adalah salah satu cara untuk mengekspose pariwisata dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
"Tujuannya, untuk mengangkat kembali budaya Mentawai pada publik, bahwa budaya kami ini patut untuk dikembangkan, patut dikasih panggung lebih besar," ucap Rinto.
Dia menerangkan, Mentawai adalah kabupten yang terpisah daratan dengan Sumbar, meski begitu daerahnya justru menjadi destinasi wisata surfing kelas dunia.
"Jadi patut kiranya Mentawai ini perlu lebih dikembangkan pariwisatanya, termasuk budayanya yang cukup unik karena Mentawai memilik warisan budaya tertua di dunia yakni Tato Mentawai," ujar Rinto.
Dia menegaskan, lahirnya brand "Mentawai Surf and Soul" ini, karena untuk mengaktualisasikan dua konsep ini yakni wisata surfing dan wisata budayanya.
"Kalau kita berbicara surfing, sudah pasti terkait dengan pengalaman menjajal ombak di Mentawai, sedangkan Soul-nya terkait dengan warisan budaya seperti Sikerei dan seni Tato Mentawai," pungkas Rinto. (cpt)


Komentar