Dukung Sineas Muda dan Lestarikan Budaya, Pemko Pariaman Siapkan Gedung Creative Hub

Metro- 14-09-2026 20:58
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saati membuka acara Gala Premier & Screening film dokumenter budaya bertajuk
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saati membuka acara Gala Premier & Screening film dokumenter budaya bertajuk "Rabab Galuk" di Niru Coffee pada Minggu malam (14/9/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman, Yota Balad, resmi membuka acara Gala Premier & Screening film dokumenter budaya bertajuk "Rabab Galuk" di Niru Coffee pada Minggu malam (14/9/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, Yota memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas seni dan penyelenggara.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghidupkan kembali adat dan budaya lokal khas Pariaman yang kini mulai meredup di kalangan masyarakat umum.

"Pemerintah Kota Pariaman sangat mendukung anak muda untuk aktif di komunitas. Di era digital ini, generasi muda harus terus berkreasi dan berinovasi," ujar Yota Balad dalam sambutannya.

Wadah Nyata Ekonomi Kreatif

Sebagai bukti nyata dukungan terhadap industri kreatif, Yota mengungkapkan rencana Pemko Pariaman untuk membangun Gedung Creative Hub.

Fasilitas ini nantinya akan dianggarkan khusus sebagai pusat aktivitas dan wadah penyaluran bakat pemuda, mulai dari seni pertunjukan, perfilman, hingga seni budaya lainnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh Kepala OPD yang hadir untuk bersinergi menyumbang ide dan dukungan penuh bagi komunitas kreatif di Pariaman.

Menyelamatkan Kesenian Langka

Film dokumenter ini mengangkat Rabab Galuk, kesenian tradisional khas Pariaman yang unik karena menggunakan bahan langka seperti kulit jantung kerbau.

Mengingat keberadaannya yang diambang punah, Yota mendorong adanya langkah konkret untuk melestarikan pembuatan alat musik tersebut melalui pembinaan yang dianggarkan secara rutin.

Lewat karya dokumenter ini, warisan budaya Pariaman diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pemantik rasa cinta masyarakat terhadap kearifan lokal.

"Saya ingin kekayaan budaya kita terus dieksplorasi agar mampu menarik perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara," pungkasnya.

Acara peresmian pemutaran spesial film "Rabab Galuk" ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan clapperboard oleh Yota Balad. (*/cpt)

Komentar