Mentawai, Arunala.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai melaksanakan operasi pencarian terhadap dua pemancing, Febri (22) dan Aldo (18), yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Gosong Makasar, Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Keduanya berangkat dari Labuhan Bajau menggunakan perahu pompong pada Jumat (16/10) dan dijadwalkan kembali pada Sabtu (17/10/2026), namun hingga Minggu (18/10/2026) belum kembali.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menyebu, laporan diterima dari Zainudin, warga Labuhan Bajau, pada Minggu (18/10/2026) pukul 11.15 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Siberut dikerahkan untuk melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Mentawai.
Tim bergerak dari Pelabuhan Pokai pada pukul 11.30 WIB dan singgah di Dermaga Labuhan Bajau untuk berkoordinasi dengan pihak terkait.
Selanjutnya, tim melanjutkan perjalanan menuju lokasi kejadian dan tiba di titik perkiraan pencarian pada pukul 13.45 WIB.
"Lokasi pencarian berada di sekitar koordinat 050'34" LS dan 9836'2" BT, dengan jarak sekitar 25 nautical mile (NM) dan arah radial 303 dari Pelabuhan Pokai, Sikabaluan," jelas Benteng.
Setibanya di lokasi,lanjutnya tim melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi dan peta pencarian (SAR Map).
Koordinasi serta penyebaran informasi juga dilakukan melalui BCC, VTS Teluk Bayur, dan SROP Mentawai untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR.
Pencarian hari pertama berakhir pada pukul 17.30 WIB. Tim kemudian kembali ke Pelabuhan Pokai dan tiba pada pukul 19.00 WIB untuk melaksanakan evaluasi operasi (debriefing).
"Hingga pencarian hari pertama berakhir, kedua pemancing belum ditemukan," sebut Benteng.
Dia menambahkan,Operasi SAR dijadwalkan berlanjut pada Senin (19/10) pukul 06.00 WIB.
Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri atas Tim Rescue USS Siberut, Kodim 0319 Mentawai, Lanal Kepulauan Mentawai, Poskamla Siberut, Polsek Siberut, Koramil Siberut, VTS Teluk Bayur, dan nelayan setempatnext


Komentar