Majelis Tanggapi Masih Mangkirnya Pihak Pegadaian

Metro- 18-11-2021 13:04
Majelis sidang KI mendengarkan penjelasan pihak Pemprov Sumbar selaku termohon dalam siding itu, Rabu (17/11). (Dok : Istimewa)
Majelis sidang KI mendengarkan penjelasan pihak Pemprov Sumbar selaku termohon dalam siding itu, Rabu (17/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Rabu (17/11) kemarin, Komisi Informasi (KI) Sumbar kembali menggelar sidang sengketa informasi publik (SIP) di ruang sidang sementara di kantor mereka.

Pada hari itu ada tiga register SIP disidangkan majelis KI, dua dengan temohon Pemprov Sumbar (atasan PPID Urama), satu BUMN Pegadaian di Sumbar.

Ketua majelis sidang, Adrian Tuswandi mengapresiasi termohon Pemprov Sumbar yang memenuhi undangan SIP KI Sumbar.

"Pemprov Sumbar hadir di dua sidang, satu pemohonnya LBH Padang dan satu lagi dengan pemohon atas nama Leon Agusta Indonesia (LAI). Sedangkan register sidang LAI, termohon yakni pihak BUMN Pegadaian tidak hadir. Ini sudah dua kali Pegadaian mangkir tanpa beri alasan," ujar Adrian.

Ketidakhadiran Pegadaian sebagai termohon itu, menurut Adrian di Perki 1 tahun 2013 tentang prosedur penyelesaian sengketa informasi publik tidak masalah

"Tidak masalah, tapi soal kompetensi relatif Komisi Informasi atas SIP tentang CSR ini, majelis berupaya menggali lewat literasi digital tentang pengelolaan informasi publik di BUMN sebesar Pegadaian itu, akan lebih mudah kalau termohon atau kuasanya hadir menjelaskan dan menjadi fakta persidangan. Tapi ya sudahlah, yang penting sengketa tetap kami lanjutkan sesuai tahapan persidangan SIP di KI Sumbar," ujar Adrian.

Komentar