Validasi Data Penerima BLT Gunakan Sistem Stiker

Metro-242 hit 29-04-2020 19:40
Wako Pariaman Genius Umar (baju putih) terus memantau pelaksanaan PSBB Sumbar di Kota Pariaman. (Foto : Dok. Kominfoprm)
Wako Pariaman Genius Umar (baju putih) terus memantau pelaksanaan PSBB Sumbar di Kota Pariaman. (Foto : Dok. Kominfoprm)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Dalam melakukan validasi terhadap masyarakat yang akan menerima bantuan jaringan pengaman sosial (JPS) Dampak Covid-19, Wali Kota Pariaman Genius Umar punya cara efektif.

"Bagi masyarakat baik penerima JPS, bantuan dana desa serta dana kelurahan, nantinya kami pasang stiker di rumahnya masing-masing," ungkap Genius Umar kepada media di Kota Padang, Rabu (29/4).

Pemberian stiker tanda sudah menerima dana JPS dan sejenisnya itu, kata Genius, sebagai upaya menghindari ketumpang-tindihan dan kepandaian dalam pemberian dana bantuan itu pada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Baca Juga

"Untuk JPS dari APBD Kota Pariaman dan APBDes dari Dana Desa jumlah penerimnya 8.700 kepala keluarganya (KK) yang terdata by name by Adress," ujar Genius Umar lagi.

Agar dalam penyaluran dana bantuan itu berjalan tertib, sebut Genius, pihaknya menggandeng pihak BNI dan BRI dalam penyalurannya.

"Adapun jumlah bantuan yang akan diterima masing-masing KK sebesar Rp 600 ribu per bulan. Dan ini berlangsung selama tiga bulan berturut-turut," terang wali kota ini.

Untuk teknis pencairan dana bantuan itu, urai Genius, nantinya penerima mendapatkan kartu buku tabungan dari BRI/BNI, buku rekening penerima BLT dampak Covid-19.

"Syaratnya BRI dan BNI tidak membebankan uang muka dan setoran awal buka rekening," ujar Genius Umar.

Jika buku rekening tabungan sudah selesai, terang dia, maka otomatis penyaluran untuk 8.700 KK sudah terlaksana.

"Semoga BNI dan BRI kerja cepat maka dalam dua tiga hari sudah bisa diuangkan oleh masyarakat Kota Pariaman ini," kata Genius Umar.

Komentar