Adopsi Sejumlah Inovasi Kinerja dan Pelayanan Investasi

Metro- 10-01-2022 16:07
Wali Kota Pariaman, Genius Umar dengarkan paparan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo seputar inovasi yang ada di provinsi itu, Senin (10/1). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar dengarkan paparan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo seputar inovasi yang ada di provinsi itu, Senin (10/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar PranowodiKota Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/1).

Kunjungan kerja ini dalam rangka untuk sharing informasi tentang pelayanan publik, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkankinerja birokrasi, mengubah budaya birokrasi yang berbelit dan pelayanan investasi.

"Untuk mengubah budaya birokrasi itu dimulai dari leadership dari kepala daerah dan kepala dinas, dan menerapkan budaya melayani serta bagaimana mengelola komplain yang mudah, murah, cepat dan responsif, dengan memanfaatkan media sosial, seperti ig, fb maupun twitter," ujar Genius Umar.

Baca Juga

Pertemuan dengan orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah ini, dimanfaatkan Wali Kota Pariaman ini untuk bertukar gagasan dan wawasan bagaimana mengelola daerah dengan baik, dan Jawa Tengah, termasuk provinsi yang mempunyai kinerja yang baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"Pak Ganjar mengatakan bahwa dalam mengelola komplain yang ada di media sosial juga dibatasi 2x24 jam harus segera dijawab oleh instansi terkait, dan saat ini malah dipercepat lagi menjadi 2 jam harus sudah dijawab komplain masyarakat tersebut," tambahnya.

Lulusan S3 IPB ini juga mengatakan bahwa dari komplain masyarakat tersebut, bagaimana mereka puas tidak dengan kinerja pemerintah, dan setiap sekali sebulan diadakan survey tentang kepuasan masyarakat ini, baik dari segi kebijakan pemerintah, pembangunan dan pelayanan, ungkapnya.

"Di Pemprov Jawa tengah ini, juga ada pelatihan bagi para ASN yang gaptek, sehingga mereka dapat memanfaatkan IT sebagai bagian dari kinerja mereka dan hal ini terus digalakan bagi seluruh ASN di pemprov Jateng, sehingga tidak ada lagi ASN yang gaptek terhadap IT," jelasnya.

Selanjutnya kita mendapat pelajaran berharga bagaimana kiat Ganjar Pranowo merubah birokrasi untuk melek teknologi yang secara sabar membimbing stafnya untuk mereformasi mindset nya.

Genius juga mengungkapkan bahwa di Pemprov Jateng, juga ada Bank Inovasi, dimana seluruh inovasi dari setiap OPD ditampung disini, dan Bank Inovasi ini didiklat dan dimentori langsung oleh Pak Gubernur, serta inovasinya berbasis komplain, bagaimana mengelola komplain ini menjadi sebuah inovasi, sehingga pelayanan dapat lebihh cepat, mudah dan gampang, ulasnya.

"Kami sangat salut dengan sistem yang diterapkan pak Gubernur dengan memanfaatkan Chaneling informasi yang berbasis medsos, serta bagaimana menerapkan setiap OPD nya mempunyai Humas, dan mereka dilatih dengan narasumber yang benar-benar berada dibidangya, seperti Najwa Shihab, Rosiana Silalahi serta Narasumber lainya," tukasnya.

Genius menuturkan Pak Ganjar sangat masif sekali di media sosial dan mempunyai follower medsos yang banyak sekali. Keberadaan medsos ini telah dimanfaatkan untuk membantu pelaksanaan tugas aparat pemerintahan, sekaligus juga ikut memajukan UMKM dalam pemasaran produk, dan para UMKM tersebut juga dilatih oleh Dinas terkait.

"Bagaimana seorang gubernur turut menfasilitasi masyarakatnya untuk mempromosikan produk-produk UMKM melalui Lapak Ganjar, sehingga produk tersebut bisa dipasarkan secara luas melalui teknologi infomasi dan market place yang ada, dan hasilnya luar biasa, sampai ada pembelinya yang dari luar negeri," ucapnya lebih lanjut.

Untuk Investasi, beliau juga mengungkapkan para investor menyukai daerah yang aman, karena itu, kita harus membuat daerah aman terlebih dahulu, serta bagaimana pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, hampir sama dengan Kota Pariaman, dengan menswit cepat ke Sektor Pertanian, sehingga pertanian tetap stabil dan tidak pernah mundur, ulasnya.

"Kita juga mempunyai persamaan dengan Jateng ini yaitu Gerakan keliling dengan sepeda, bagaimana sambil berolahraga sepeda kepala daerah dan para staf nya, kita melihat langsung turun ke lapangan terhadap pembangunan yang ada," katanya.

Kunjungan kerja Walikota Pariaman ke Pemprov Jawa Tengah ini, sangat bermanfaat bagi peningkatan kapasitas birokrasi di Kota Pariaman, khususnya dalam penggunaan teknologi di pemerintahan dan perizinan yang ujung-ujungnya untuk membuka peluang investasi di Kota Pariaman, dan semua hal tersebut akan ia terapkan di Kota Pariaman, dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang melayani.

Apalagi Genius Umar dan Ganjar Pranowo sama-sama pengurus KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada), dimana Ganjar Pranowo sebagai Ketua Umum Kagama, dan Genius Umar sebagai ketua Harian KAGAMA Sumbar. (*)

Komentar