Walhi Sumbar Turut Berduka atas Duka Pasbar

Metro- 25-02-2022 15:04
Atap rumah salah seorang warga yang jebol akibat gempa bumi di Pasbar, Jumat (25/2). (Dok : Istimewa)
Atap rumah salah seorang warga yang jebol akibat gempa bumi di Pasbar, Jumat (25/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Keluarga besar Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Barat (Sumbar) turut berduka atas bencana gempa bumi yang menimpa Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

"Meskipun berat, karena ditengah musibah Covid 19, bencana gempa bumi juga menimpa saudara kita, tetapi dengan pertolongan yang maha kuasa dan kepedulian kita bersama, Insya Allah, kita kuat dan tangguh melalui cobaan ini," tulis Eksekutif Daerah Walhi Sumbar, Wengki Purwanto dalam keterangan pers, Jumat (25/2).

Dikatakan, data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi di 0,14 Lintang Utara dan 99,99 Bujur Timur, berada di 18 kilometer Timur Laut Pasbar dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga

Dari pantauan Walhi Sumbar di media sosial, kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kajai, Kecamatan Talamau dan Balerong, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasbar.

Kerusakan bangunan sekolah yang berada di Sekolah Dasar Negeri 19 Kinali Pasbar.

Sementara data dari BNPB dua orang meninggal dunia. Selain itu gempa juga memicu meluapnya lumpur dari sumber air panas di Jorong Padang Baru Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol.

Selain itu, gempa juga menyebabkan terjadinya pergerakan campuran air dan lumpur di Nagari Malampah Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

Walhi Sumbar mengimbau bagi masyarakat Sumbar agar tetap siaga terhadap potensi gempa susulan yang kemungkinan bisa saja terjadi dan tetap menjaga kesehatan serta menerapkan protokol kesehatan, demi keselamatan dan ketangguhan bersama menghadapi ujian ini.

Selain itu, lanjutnya, penting menyaring informasi yang beredar, dengan mendengarkan informasi terbaru melalui radio ataupun media terkait arahan BNPB Serta BPBD Sumbar.

"Agar kita terhindar dari informasi keliru yang dapat menambah duka kita bersama. Mari kita kirimkan doa dan saling bersinergi untuk menyiapkan bantuan terbaik untuk saudara - saudara kita korban bencana gempa bumi hari ini," kata Wengki mengakhiri. (*)

Komentar