Cegah PMK, Wabup Pantau Kesehatan Hewan Kurban

Metro- 20-05-2022 20:24
Wabup Rahmang semprotkan desinfektan pada kandang sapi untuk cegah PMK pada sapi kurban Pasar Hewan Sungai Sariak, Jumat (20/5). (Dok : Istimewa)
Wabup Rahmang semprotkan desinfektan pada kandang sapi untuk cegah PMK pada sapi kurban Pasar Hewan Sungai Sariak, Jumat (20/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Sejumlah ternak sapi yang ada di Pasar Hewan (Ternak) Sungai Sariak Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padangpariaman diperiksa kondisi kesehatannya.

Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak Sapi yang akan menjadi hewan kurban Idul Adha nanti.

Periksaan kesehatan ternak sapi di pasar hewan itu dipantau langsung Wakil Bupati Rahmang didampingi didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bustanul Arifin, Jumat (20/5).

Baca Juga

"Kewaspadaan jelang Hari Raya Idul Adha perlu dilakukan, untuk saya ajak para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, dan mengontrol gizi ternaknya," ujar Rahmang.

Dia menambahkan, wabah PMK sapi ini disebabkan oleh virus yang menular.

Makanya dia meminta dinas terkait untuk mengaktifkan pos kesehatan hewan di tempat yang telah ditentukan, termasuk di beberapa pasar hewan untuk dilakukan pemantauan secara rutin.

"Jangan sampai ada ternak di Kabupaten Padangpariaman yang tertular dari luar, apalagi sebentar lagi akan Idul Adha, kualitas sapi di kabupaten ini harus dijaga," tegasnya.

Sebagai bentuk kewaspadaan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan segera menyiapkan obat disinfektan pencegah PMK termasuk vaksinnya untuk disalurkan kepada para peternak.

"Insya Allah, dengan adanya disinfektan dan vaksinnya, maka upaya sosialisasi pencegahan PMK dilakukan secara masif, sehingga peternak bisa langsung lapor ke Pos Keswan jika menjumpai gejala yang mirip PMK," pungkas Rahmang.

Komentar