Mahyeldi Raih Penghargaan K3 Kementerian Tenaga Kerja

Metro- 25-05-2022 07:10
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi beberapa pejabat dari pemprov usai menerima penghargaan dari Kemenakertrans, di Jakarta, Selasa (24/5). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi beberapa pejabat dari pemprov usai menerima penghargaan dari Kemenakertrans, di Jakarta, Selasa (24/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Jakarta, Arunala - Gubernur Sumbar, Mahyeldi meraih penghargaan sebagai kepala daerah pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada gelaran Anugerah Penghargaan K3 yang dihelat Kementerian Tenaga Kerja, di Jakarta, Selasa (24/5).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ida Fauziyah, ia mengatakan apresiasi tersebut diberikan kepada Mahyeldi yang telah berhasil membina perusahaan untuk tertib menerapkan K3 di tempat kerja.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing, juga kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan K3," kata Ida.

Baca Juga

Selain selaku Pembina K3 Terbaik 2022, Mahyeldi juga didapuk penghargaan mencakup K3 kategori penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3); penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, dan penghargaan program pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja.

"Pemberian penghargaan ini adalah bagian dari upaya pemerintah, khususnya Kemenakertrans untuk terus mengkampanyekan K3, dengan memberikan apresiasi berupa pemberian penghargaan K3 kepada pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3, serta yang tidak kalah penting penghargaan kepada gubernur selaku pembina K3," katanya.

Sementara itu, Mahyeldi Ansharullah yang menerima penghargaan menyampaikan terimakasihnya atas apresiasi yang diberikan Kemenakertrans terhadap upaya yang dilakukan Pemprov Sumbar dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan menjamin keselamatan pekerja.

"Saya berharap melalui penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah maupun perusahaan untuk dapat terus menerapkan K3 di lingkungan kerja, agar terwujud pekerja-pekerja yang sehat dan produktif untuk mendukung pembangunan bangsa," ujar Mahyeldi.

Komentar